Kontroversi Firaun Ay, Pengganti Raja Tutankhamun yang Mati Muda
Sabtu, 01 April 2023 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Aidan Dodson, profesor Egiptologi di Universitas Bristol di Inggris, menulis dalam bukunya "Amarna Sunset: Nefertiti, Tutankhamun, Ay, Horemheb, dan kontra-reformasi Mesir" (American University in Cairo Press, 2009), menyebutkan bahwa Ay telah menjadi pejabat kerajaan senior selama bertahun-tahun, sebelum menjadi firaun.
Kemungkinan Ay adalah ayah dari Nefertiti, istri dari ayah Tut, Akhenaten. Bukti dari hal ini ditemukan dalam gelarnya sebagai "Bapa Tuhan", yang mungkin menyiratkan bahwa Ay adalah ayah mertua Akhenaten.
Ay diperkirakan masih ada hubungan dengan Ankhesenamun, mungkin sebagai kakeknya. Meski begitu, jika Ay naik takhta, Ankhesenamun kemungkinan besar akan kehilangan kekuasaan dan putranya Nakhtmin tidak bisa jadi penerus sebagai firaun.
Baca juga; Kutukan Raja Tutankhamun, Berkembang di Antara Mitos dan Persaingan Terselubung
Pemerintahan Firaun Ay sekitar 4 tahun terbilang singkat. Dia membangun kuil kamar mayat di Thebes (sekarang Luxor) dan menyiapkan makam untuk dirinya sendiri di Lembah Para Raja.
Kemungkinan Ay adalah ayah dari Nefertiti, istri dari ayah Tut, Akhenaten. Bukti dari hal ini ditemukan dalam gelarnya sebagai "Bapa Tuhan", yang mungkin menyiratkan bahwa Ay adalah ayah mertua Akhenaten.
Ay diperkirakan masih ada hubungan dengan Ankhesenamun, mungkin sebagai kakeknya. Meski begitu, jika Ay naik takhta, Ankhesenamun kemungkinan besar akan kehilangan kekuasaan dan putranya Nakhtmin tidak bisa jadi penerus sebagai firaun.
Baca juga; Kutukan Raja Tutankhamun, Berkembang di Antara Mitos dan Persaingan Terselubung
Pemerintahan Firaun Ay sekitar 4 tahun terbilang singkat. Dia membangun kuil kamar mayat di Thebes (sekarang Luxor) dan menyiapkan makam untuk dirinya sendiri di Lembah Para Raja.

Lihat Juga :