Pemindahan 70 Kuda Nil Pablo Escobar Butuh Biaya Rp52,4 Miliar

Jum'at, 31 Maret 2023 - 14:00 WIB
loading...
Pemindahan 70 Kuda Nil...
Kuda nil milik Pablo Escobar kini terus beranak pinak hingga mengganggu warga sekitar. Foto/The Guardian.
A A A
JAKARTA - Upaya pemindahan 70 kuda nil yang pernah dimiliki gembong narkoba legendaris Pablo Escobar memakan biaya yang sangat wah yakni USD3,5 juta atau mencapai Rp52,4 miliar. Biaya sebesar itu dibutuhkan agar seluruh kuda nil itu bisa segera pindah ke tempat penampungan kuda nil yang ada di beberapa negara di dunia.

Diketahui pada 1970, Pablo Escobar membeli empat kuda nil dari Afrika. Saat itu dia juga membeli gajah, jerapah, dan antelop sebagai koleksi pribadi di rumah mewahnya. Hanya saja setelah tewas dalam upaya penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Kolombia, kuda nil tersebut justru dibiarkan begitu saja.

Pemerintah Kolombia langsung kaget setelah kuda nil tersebut justru tetap bertahan hidup dan terus beranak pinak hingga sekarang jumlahnya mencapai 70 ekor.Hal itu yang membuat pemerintah Kolombia mulai khawatir.

Kebanyakan dari kuda nil-kuda nil itu berada di Sungai Magdalena yang sangat ideal buat hewan tersebut. Hanya saja keberadaan kuda nil-kuda nil itu justru membuat mereka khawatir.

Pada 2009 pemerintah Kolombia mencoba memusnahkan hewan tersebut. Upaya itu dihentikan karena langsung menyebabkan kemarahan nasional.

Baca juga : Asyik, Toyota Alphard Kini Bisa Dipakai Balapan di Gran Turismo

Pemindahan 70 Kuda Nil Pablo Escobar Butuh Biaya Rp52,4 Miliar


Mereka sendiri berupaya mencoba program sterilisasi. Hanya saja kurang maksimal karena tetap ada kuda nil yang berkembang biak lebih cepat daripada yang dapat mereka tangkap untuk dikebiri.

Dari situlah mereka kemudian berupaya menangkap dan memindahkan hampir setengah dari kuda nil dalam beberapa bulan mendatang. Direncanakan 10 kuda nil akan dibawa ke Suaka Ostok di Meksiko, dan 60 menuju fasilitas yang belum disebutkan namanya di India.

“Seluruh operasi menelan biaya sekitar USD3,5 juta,” kata Ernesto Zazueta, pemilik Suaka Ostok.

Upaya pemindahan justru tidak akan mudah. Mereka berencana memikat hewan itu dengan umpan ke dalam kandang. Nantinya mereka akan tetap dikurung sebelum dimasukkan ke dalam peti khusus untuk dipindahkan.

Baca juga : Seru, Ngabuburit ala Sultan dengan Bus Juragan99

Pemindahan 70 Kuda Nil Pablo Escobar Butuh Biaya Rp52,4 Miliar


Pemerintah Kolombia sendiri tidak bisa berharap banyak pada seleksi alam. Pasalnya di Kolombia tidak ada predator alami yang bisa mengontrol populasi kuda nil. Jadinya mereka akan terus berkembang biak sescara eksponensial.

"Penelitian memperkirakan jumlah kuda nil Pablo Escobar akan mencapai 1.400 ekor di 2034," tulis The Guardian.

Penelitian telah memperingatkan bahwa kuda nil merusak ekosistem di Magdalena. Setiap kuda nil makan sekitar 40 kilogram rumput setiap malam yang berarti kotoran mereka saja yang meracuni air, membunuh ikan, dan membahayakan keanekaragaman hayati sungai yang kaya.

Kuda nil juga semakin berkonflik dengan penduduk setempat dan serangan kuda nil menjadi lebih umum dalam beberapa tahun terakhir.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bikin Teler Parah, Narkoba...
Bikin Teler Parah, Narkoba Zaman Firaun Ditemukan
Modus Baru Pengedaran...
Modus Baru Pengedaran Sabu Menggunakan Teknologi Starlink Terungkap!
Level Halusinasi Jamur...
Level Halusinasi Jamur Ajaib Lebih Berbahaya dari Kecubung
Bayi Kuda Nil Moo Deng...
Bayi Kuda Nil Moo Deng Jadi yang Paling Dicari di Ekosistem Blockchain
Sisa-sisa Narkoba Ditemukan...
Sisa-sisa Narkoba Ditemukan di Otak Mumi dari Abad 17
Misi Pengangkatan Harta...
Misi Pengangkatan Harta Karun Kapal San Jose, Tim Temukan Benda-benda Ini
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved