Mengandung Zat Penghambat SGLT2, Enavogliflozin Resmi Dihadirkan
Rabu, 29 Maret 2023 - 10:58 WIB
loading...
Enavogliflozin adalah penghambat sodium glucose cotransporter 2 (SGLT2) pertama di Korea untuk pengobatan diabetes yang dikembangkan November lalu oleh Daewoong Pharmaceutical. FOTO/ AP
A
A
A
JAKARTA - Daewoong Pharmaceutical mulai maju ke pasar global dengan meluncurkan obat diabetes baru, Enavogliflozin .
Obat ini adalah penghambat sodium glucose cotransporter 2 (SGLT2) pertama di Korea untuk pengobatan diabetes yang dikembangkan November lalu.
BACA JUGA - 5 Fakta Menarik Permafrost Tempat Ditemukannya Virus Zombie
CEO Seng-ho Jeon dan Chang-jae Lee Daewoong Pharmaceutical mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengajukan aplikasi obat baru (NDA) di Indonesia, Filipina dan Thailand, pasar terbesar di Asia Tenggara untuk Enavogliflozin, obat baru tipe penghambat enzim SGLT2 untuk diabetes.
Daewoong Pharmaceutical berencana untuk mempercepat masuknya produk ke negara-negara ASEAN, dimulai dengan pengajuan NDA untuk Enavogliflozin di Indonesia, Filipina, dan Thailand.
Mereka juga berencana untuk masuk ke negara lain seperti China, Arab Saudi dan Rusia untuk menembus 15 negara pada tahun 2025 dan 50 negara pada tahun 2030, membuat Enavogliflozin menjadi obat terbaik di kelasnya.
Menurut data Global IMS tahun 2021, besaran pasar diabetes di negara-negara ASEAN mencapai USD 1,3 miliar, yakni Indonesia USD 226 juta, Thailand USD 308 juta, dan Filipina USD 365 juta.
Obat ini adalah penghambat sodium glucose cotransporter 2 (SGLT2) pertama di Korea untuk pengobatan diabetes yang dikembangkan November lalu.
BACA JUGA - 5 Fakta Menarik Permafrost Tempat Ditemukannya Virus Zombie
CEO Seng-ho Jeon dan Chang-jae Lee Daewoong Pharmaceutical mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengajukan aplikasi obat baru (NDA) di Indonesia, Filipina dan Thailand, pasar terbesar di Asia Tenggara untuk Enavogliflozin, obat baru tipe penghambat enzim SGLT2 untuk diabetes.
Daewoong Pharmaceutical berencana untuk mempercepat masuknya produk ke negara-negara ASEAN, dimulai dengan pengajuan NDA untuk Enavogliflozin di Indonesia, Filipina, dan Thailand.
Mereka juga berencana untuk masuk ke negara lain seperti China, Arab Saudi dan Rusia untuk menembus 15 negara pada tahun 2025 dan 50 negara pada tahun 2030, membuat Enavogliflozin menjadi obat terbaik di kelasnya.
Menurut data Global IMS tahun 2021, besaran pasar diabetes di negara-negara ASEAN mencapai USD 1,3 miliar, yakni Indonesia USD 226 juta, Thailand USD 308 juta, dan Filipina USD 365 juta.
Lihat Juga :