Fenomena Aurora Misterius Muncul di AS Selama Badai Matahari Terkuat
Selasa, 28 Maret 2023 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari laman Live Science, Selasa (28/3/2023), fenomena Steve disebabkan oleh aliran plasma panas, atau gas terionisasi, yang menembus magnetosfer Bumi dan masuk ke ionosfer akibat gangguan magnetik selama badai matahari. Plasma ini bergerak dengan kecepatan sekitar 21.400 km/jam, yang menciptakan gesekan dengan udara di sekitarnya dan membangkitkan molekul untuk bersinar dengan cara yang sama seperti aurora.
![Fenomena Aurora Misterius Muncul di AS Selama Badai Matahari Terkuat]()
Tetapi aliran plasma yang konstan menyebabkan fenomena visual yang tidak bergerak, berbeda dengan cahaya aurora yang menari-nari. Fenomena Steve juga bisa disertai dengan kilatan lampu hijau, atau "pagar piket", yang berkedip di langit selama sekitar 30 detik sebelum menghilang.
Baca juga; Menyaksikan Fenomena Langit Awan Bersinar Hiasi Kutub Utara
Ini bukan pertama kalinya fenomena Steve muncul di atas Amerika Utara. Pada Agustus 2022, fenomena Steve terekam secara spektakuler setelah muncul di langit Kanada selatan setelah badai matahari mengejutkan menghantam Bumi.

Tetapi aliran plasma yang konstan menyebabkan fenomena visual yang tidak bergerak, berbeda dengan cahaya aurora yang menari-nari. Fenomena Steve juga bisa disertai dengan kilatan lampu hijau, atau "pagar piket", yang berkedip di langit selama sekitar 30 detik sebelum menghilang.
Baca juga; Menyaksikan Fenomena Langit Awan Bersinar Hiasi Kutub Utara
Ini bukan pertama kalinya fenomena Steve muncul di atas Amerika Utara. Pada Agustus 2022, fenomena Steve terekam secara spektakuler setelah muncul di langit Kanada selatan setelah badai matahari mengejutkan menghantam Bumi.
(wib)
Lihat Juga :