Gawat, Peneliti Kesulitan Membuat Vaksin COVID-19 untuk Lansia

Minggu, 19 Juli 2020 - 04:41 WIB
loading...
Gawat, Peneliti Kesulitan...
Para peneliti di dunia mengaku kesulitan menemukan vaksin COVID-19 untuk orang lanjut usia (lansia) karena berkurangnya antibodi mereka. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Kalau Anda ingin menunjukkan dengan tepat sebuah organ yang merupakan kunci untuk melawan COVID-19 dan memahami mengapa penyakit ini begitu parah bagi orang tua, arahkan jari ke tengah dada Anda dan jalankan di sepanjang tulang dada. (Baca juga: Partikel Aerosol Virus Corona bisa Menyebar Layaknya Asap Rokok )

Berhenti tepat sebelum Anda mencapai garis leher. Di sana, terletak tepat di belakang tulang di antara paru-paru, adalah kelenjar yang memikat rasa ingin tahu Edith Boyd pada 1930-an, namanya timus.

Boyd mulai memahami bagaimana penuaan memengaruhi ukurannya. Dia menyisir data dari 10.000 autopsi yang dikumpulkan di University of Minnesota, di mana dia adalah asisten profesor, dan menganalisis informasi yang dikumpulkan oleh para ilmuwan dari empat negara Eropa juga.

Dia mengonfirmasi sebuah pola yang menarik, timus, seukuran sekotak permen karet, tampaknya menjadi lebih besar melalui masa pubertas — kemudian menyusut dengan cepat setelah itu.

30 tahun berlalu sebelum para ilmuwan menemukan tujuan dari keberadaan timus, itu adalah organ utama terakhir yang fungsinya ditemukan. Ternyata timus menjadi sumber sel-T, satu set utama "pejuang" patogen, beberapa di antaranya juga membantu sistem kekebalan membuat pertahanan tambahan seperti antibodi.

Penemuan yang dikombinasikan dengan wawasan dari ahli anatomi, seperti Boyd, akhirnya mengungkapkan mengapa penyakit menular yang muncul seperti COVID-19 dapat menjadi bahaya ganda untuk orang dewasa yang lebih tua. Pertama, penuaan menghabiskan sel T yang dapat beradaptasi, karena timus terisi oleh jaringan lemak.

Akibatnya, sistem kekebalan tubuh kita menjadi tidak lengkap untuk melawan virus baru. Sebuah analisis pada 17 Juli terhadap lebih dari 50.000 kematian akibat virus Corona di AS menemukan fakta 80% adalah orang berusia 65 tahun atau lebih. Karena COVID-19, para peneliti harus lebih memperhatikan bagaimana kinerja vaksin pada orang tua.

Kedua, timus yang menua juga dapat mempersulit pengembangan vaksin untuk pandemik. Vaksin memberikan instruksi untuk sistem kekebalan tubuh kita, yang membantu sel-T lewat. Pada usia 40 atau 50 tahun, timus telah kehabisan sebagian besar cadangan sel-T yang dapat belajar mengenali patogen yang tidak dikenal —dan 'melatih' sel-sel kekebalan lain untuk melawannya. Banyak vaksin mengandalkan sel-T tersebut.

Karena COVID-19, para peneliti harus lebih memerhatikan bagaimana kinerja vaksin pada orang tua. Moderna Therapeutics, misalnya, yang mempublikasikan hasil pertama pekan ini dari uji coba fase satu dari vaksin mRNA baru, menjalankan uji coba fase dua khusus untuk orang dewasa berusia 55 tahun ke atas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved