Bikin Tegang, Asteroid Raksasa 2023 DZ2 Melintas di Antara Bumi dan Bulan
Senin, 27 Maret 2023 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Astronom menyebut, asteroid 2023 DZ2 memiliki diameter antara 40 meter dan 90 meter yang terbilang cukup langka. Bahkan, disebut sebagai peristiwa sekali dalam satu dekade.
Menurut NASA, ini adalah kesempatan penting bagi para astronom untuk menambah pengetahuan mereka tentang asteroid, jika ditemukan benda berbahaya yang berpotensi menabrak Bumi.
”Memang tidak ada kemungkinan asteroid itu akan jatuh ke bumi. Tapi, karena cukup dekat, sehingga membuatnya jadi objek yang menarik untuk diamati,” kata kepala pertahanan planet Badan Antariksa Eropa Richard Moissl.
![Bikin Tegang, Asteroid Raksasa 2023 DZ2 Melintas di Antara Bumi dan Bulan]()
Moissl mengatakan data awal menunjukkan 2023 DZ2 adalah “objek yang menarik secara ilmiah”. Namun, dia juga menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak data untuk menentukan komposisi asteroid.
Dengan jarak yang begitu dekat dari Bumi, asteroid itu terlihat melalui teropong dan teleskop kecil di seluruh dunia. Bahkan, siaran web langsung dari garis perlintasan asteroid itu disediakan oleh Proyek Teleskop Virtual.
Objek tersebut tampaknya akan kembali ke orbit Bumi pada 2026. Saat itu pun para ilmuwan mengesampingkannya sebagai ancaman bagi planet. Awal bulan ini, asteroid berukuran sama, 2023 DW, sempat diberi peluang satu banding 432 untuk menabrak Bumi pada Hari Valentine 2046.
Menurut NASA, ini adalah kesempatan penting bagi para astronom untuk menambah pengetahuan mereka tentang asteroid, jika ditemukan benda berbahaya yang berpotensi menabrak Bumi.
”Memang tidak ada kemungkinan asteroid itu akan jatuh ke bumi. Tapi, karena cukup dekat, sehingga membuatnya jadi objek yang menarik untuk diamati,” kata kepala pertahanan planet Badan Antariksa Eropa Richard Moissl.

Moissl mengatakan data awal menunjukkan 2023 DZ2 adalah “objek yang menarik secara ilmiah”. Namun, dia juga menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak data untuk menentukan komposisi asteroid.
Dengan jarak yang begitu dekat dari Bumi, asteroid itu terlihat melalui teropong dan teleskop kecil di seluruh dunia. Bahkan, siaran web langsung dari garis perlintasan asteroid itu disediakan oleh Proyek Teleskop Virtual.
Objek tersebut tampaknya akan kembali ke orbit Bumi pada 2026. Saat itu pun para ilmuwan mengesampingkannya sebagai ancaman bagi planet. Awal bulan ini, asteroid berukuran sama, 2023 DW, sempat diberi peluang satu banding 432 untuk menabrak Bumi pada Hari Valentine 2046.
Lihat Juga :