Tidak Terdeteksi Satelit, Badai Matahari Terkuat Hantam Bumi

Jum'at, 24 Maret 2023 - 21:43 WIB
loading...
A A A
Peramal cuaca luar angkasa AS Tamitha Skov menjelaskan kepada Space.com alasan komunitas cuaca luar angkasa salah memperhitungkan badai matahari ini. “Badai yang hampir tak terlihat ini diluncurkan jauh lebih lambat daripada CME yang meletus dan sangat sulit diamati ketika meninggalkan permukaan matahari,” katanya.

Dia menambahkan bahwa CME siluman juga dapat “disamarkan” oleh struktur lain yang lebih padat yang berasal dari matahari, yang membuatnya sulit untuk diamati. “Inilah penyebab masalah badai geomagnetik tingkat G4 yang kita alami sekarang,” lanjut Skov.

Badai matahari atau geomagnetik adalah gangguan pada medan magnet bumi yang disebabkan oleh material matahari dari coronal mass ejections (CME). Yaitu pelepasan besar plasma dan medan magnet dari atmosfer matahari.

Baca juga; Penampakan Kobaran Plasma Matahari Bikin Merinding, Membara Menjulang Setinggi 100.000 Km

NOAA sudah mengklasifikasikan badai geomagnetik mulai pada skala G1, yang dapat menyebabkan peningkatan aktivitas aurora di sekitar kutub dan fluktuasi kecil pada pasokan listrik, Sampai kategori G5, yang mencakup kasus ekstrem seperti Peristiwa Carrington pada September 1859, yang mengganggu layanan telegraf di seluruh dunia dan memicu aurora yang begitu terang hingga Bahama di selatan.
Tidak Terdeteksi Satelit, Badai Matahari Terkuat Hantam Bumi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Berita Terkini
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Infografis
Badai Matahari Dahsyat...
Badai Matahari Dahsyat Picu Fenomena Aurora di Seluruh Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved