Penemuan Fosil Elang Lord of The Rings, Punya Bentang Sayap 3 Meter
Selasa, 21 Maret 2023 - 14:22 WIB
loading...
Penemuan fosil spesies baru elang yang sudah punah mengejutkan para ilmuwan Australia karena memiliki ukuran yang besar. Foto/Live Science/Shutterstock
A
A
A
CANBERRA - Penemuan fosil spesies baru elang yang sudah punah mengejutkan para ilmuwan Australia karena memiliki ukuran yang besar. Dideskripsikan elang raksasa kuno ini memiliki bentang sayap 3 meter seperti elang raksasa fiktif dalam "The Lord of the Rings."
Meskipun elang raksasa kuno ini di kehidupan nyata tidak sebesar elang dalam fiksi epik fantasi JRR Tolkien "The Lord of the Rings". Namun, elang raksasa kuno ini diperkirakan mampu mengangkat mangsa seukuran hobbit ke udara.
Fosil spesies baru ini bernama elang kuat Gaff (Dynatoaetus gaffae) ditemukan di gua vertikal sedalam 17 meter di negara bagian Australia Selatan. Kumpulan fosil ini ditemukan antara tahun 1959 dan 2021 meliputi sayap, kaki, cakar, tulang dada, dan tengkorak.
Baca juga; Elang Raksasa Ini Pernah Jadi Mimpi Buruk Binatang-binatang di Selandia Baru Kuno
Fosil ini mengungkapkan bahwa burung elang raksasa itu kemungkinan memiliki cakar berukuran panjang sekitar 12 inci atau 30 sentimeter dan lebar sayap sekitar 10 kaki atau 3 meter. Penemuan fosil burung pemangsa terbesar ini ditulis para peneliti dalam studi baru yang diterbitkan 15 Maret di Journal of Ornithology.
“Itu sangat besar," kata Trevor Worthy, ahli paleontologi vertebrata di Universitas Flinders di Australia, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (21/3/2023). Elang raksasa ini hidup antara 50.000 dan 700.000 tahun yang lalu dan kemungkinan merupakan elang terbesar di planet ini pada saat itu.
Selama era elang raksasa ini, Australia dipenuhi dengan makhluk raksasa lainnya, termasuk burung besar yang tidak bisa terbang, kanguru raksasa (Procoptodon sp.), biawak besar (Varanus priscus), dan marsupial mirip beruang (Diprotodon optatum). Para peneliti percaya bahwa elang raksasa ini bisa memangsa bayi atau mahluk kecil lainnya.
Meskipun elang raksasa kuno ini di kehidupan nyata tidak sebesar elang dalam fiksi epik fantasi JRR Tolkien "The Lord of the Rings". Namun, elang raksasa kuno ini diperkirakan mampu mengangkat mangsa seukuran hobbit ke udara.
Fosil spesies baru ini bernama elang kuat Gaff (Dynatoaetus gaffae) ditemukan di gua vertikal sedalam 17 meter di negara bagian Australia Selatan. Kumpulan fosil ini ditemukan antara tahun 1959 dan 2021 meliputi sayap, kaki, cakar, tulang dada, dan tengkorak.
Baca juga; Elang Raksasa Ini Pernah Jadi Mimpi Buruk Binatang-binatang di Selandia Baru Kuno
Fosil ini mengungkapkan bahwa burung elang raksasa itu kemungkinan memiliki cakar berukuran panjang sekitar 12 inci atau 30 sentimeter dan lebar sayap sekitar 10 kaki atau 3 meter. Penemuan fosil burung pemangsa terbesar ini ditulis para peneliti dalam studi baru yang diterbitkan 15 Maret di Journal of Ornithology.
“Itu sangat besar," kata Trevor Worthy, ahli paleontologi vertebrata di Universitas Flinders di Australia, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (21/3/2023). Elang raksasa ini hidup antara 50.000 dan 700.000 tahun yang lalu dan kemungkinan merupakan elang terbesar di planet ini pada saat itu.
Selama era elang raksasa ini, Australia dipenuhi dengan makhluk raksasa lainnya, termasuk burung besar yang tidak bisa terbang, kanguru raksasa (Procoptodon sp.), biawak besar (Varanus priscus), dan marsupial mirip beruang (Diprotodon optatum). Para peneliti percaya bahwa elang raksasa ini bisa memangsa bayi atau mahluk kecil lainnya.

Lihat Juga :