Berusia 7.000 Tahun, Situs Pemujaan di Arab Saudi Dipenuhi Sisa Tulang Hewan dan Manusia
Sabtu, 18 Maret 2023 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
“Hampir tidak ada yang ditulis tentang mustatil dan kepercayaan yang mengelilinginya. Hanya 10 mustatil yang berhasil digali, dan penelitian ini termasuk yang pertama dipublikasikan.,” kata Melissa Kennedy, arkeolog di University of Western Australia, kepada Live Science, Sabtu (18/3/2023).
Bentuk mustatil sangat bervariasi, tetapi biasanya berbentuk persegi panjang panjang yang terbentuk dari dinding batu rendah setinggi sekitar 4 kaki atau 1,2 meter. Penggalian telah mengungkap struktur kompleks di dalam beberapa reruntuhan, termasuk dinding interior dan pilar yang mengarah ke ruang tengah yang mungkin disediakan untuk pesta dan ritual pengorbanan.
Baca juga; Situs Al Jouf di Arab Saudi Diperkirakan Menyimpan Ratusan Ribu Harta Karun Arkeologi
Para penyembah memasuki mustatil dari satu ujung dan berjalan sejauh 20 hingga 600 meter atau lebih ke ujung lainnya, tiba di platform yang disebut kepala. Sebuah ruang di dalam kepala menampung beytl, batu suci, terkadang berasal dari meteorit yang digunakan anggota kultus untuk berkomunikasi dengan dewa mereka.
Mustatil yang digali oleh para peneliti, terletak 55 kilometer timur kota kuno AlUla, panjangnya 140 meter dan dibangun dari batu pasir lokal. Beytl-nya adalah batu tegak besar, di sekelilingnya para peneliti menemukan 260 pecahan tengkorak dan tanduk binatang.
Potongan tulang tersebut sebagian besar berasal dari sapi peliharaan, meskipun para peneliti mengatakan beberapa fragmen merupakan kambing peliharaan, kijang, dan ruminansia kecil.
Bentuk mustatil sangat bervariasi, tetapi biasanya berbentuk persegi panjang panjang yang terbentuk dari dinding batu rendah setinggi sekitar 4 kaki atau 1,2 meter. Penggalian telah mengungkap struktur kompleks di dalam beberapa reruntuhan, termasuk dinding interior dan pilar yang mengarah ke ruang tengah yang mungkin disediakan untuk pesta dan ritual pengorbanan.
Baca juga; Situs Al Jouf di Arab Saudi Diperkirakan Menyimpan Ratusan Ribu Harta Karun Arkeologi
Para penyembah memasuki mustatil dari satu ujung dan berjalan sejauh 20 hingga 600 meter atau lebih ke ujung lainnya, tiba di platform yang disebut kepala. Sebuah ruang di dalam kepala menampung beytl, batu suci, terkadang berasal dari meteorit yang digunakan anggota kultus untuk berkomunikasi dengan dewa mereka.
Mustatil yang digali oleh para peneliti, terletak 55 kilometer timur kota kuno AlUla, panjangnya 140 meter dan dibangun dari batu pasir lokal. Beytl-nya adalah batu tegak besar, di sekelilingnya para peneliti menemukan 260 pecahan tengkorak dan tanduk binatang.
Potongan tulang tersebut sebagian besar berasal dari sapi peliharaan, meskipun para peneliti mengatakan beberapa fragmen merupakan kambing peliharaan, kijang, dan ruminansia kecil.
Lihat Juga :