TikTok Beri Opsi Batasi Screen Time di Aplikasi, Supaya Pengguna Tidak Ketagihan

Senin, 13 Maret 2023 - 07:53 WIB
loading...
TikTok Beri Opsi Batasi...
TikTok memberikan opsi bagi pengguna dan orang tua untuk membatasi waktu mereka bermain aplikasi tersebut. Foto: dok Reuters
A A A
JAKARTA - Ketika aplikasi seperti Facebook dan Instagram justru berlomba-lomba untuk menjaga agar pengguna tetap di aplikasi, yang dilakukan TikTok justru sebaliknya. Yakni, membuat fitur-fitur yang membatasi pengguna agar tidak terlalu banyak bermain TikTok.

Termasuk juga, memberikan pilihan bagi orang tua untuk membatasi waktu bermain TikTok anak-anak mereka yang masih di usia remaja.

TikTok baru saja meluncurkan beragam fitur baru untuk remaja, keluarga, dan komunitas pengguna mereka. Uniknya, mereka justru membatasi akses pengguna tertentu untuk membuka aplikasi TikTok. Misalnya remaja dibawah 18 tahun.

“Kami menambahkan lebih banyak opsi kustomisasi, penyetelan baru bagi remaja, hingga fitur Family Pairing untuk memperluas akses kontrol orang tua,” ujar Cormac Keenan, Head of Trust and Safety, TikTok.

Nah, berikut beberapa perubahan yang diberikan TikTok:

1. Screen time remaja dibatasi 60 menit

Dalam beberapa pekan mendatang, screen time untuk setiap pengguna di bawah usia18 tahun akan secara otomatis dibatasi menjadi 60 menit per hari.

“Kami telah berkonsultasi dengan para peneliti akademis dan pakar dari Digital Wellness Lab di Boston Children’s Hospital untuk menentukan batasan ini,” ujar Cormac.

Jika pengguna remaja telah mencapai batas screen time 60 menit, pengguna akan diminta memasukkan kode sandi untuk dapat terus menonton.
“Kami mengajak pengguna remaja menetapkan batas screen time harian mereka,” tambahnya.

2. Akun untuk remaja otomatis private

Akun milik pengguna berusia 14-15 tahun akan disetel ke private secara default, memungkinkan mereka untuk memilih dengan baik konten yang akan dibagikan, serta kapan dan kepada siapa mereka membagikannya.

Fitur pesan langsung juga hanya tersedia untuk pengguna berusia 16 tahun ke atas. Pengguna juga harus berusia minimal 18 tahun untuk menjadi host TikTok LIVE.

3. Tiga fitur baru di Family Pairing

Ada tiga fitur baru di Family Pairing. Pertama, batas screen time harian dapat ditentukan berbeda-beda berdasarkan hari-hari tertentu dalam seminggu. Sehingga bisa menyesuaikan screen time dengan jadwal sekolah atau liburan.

Kedua, ada fitur dasbor screen time di Family Pairing untuk memberikan orang tua ringkasan perihal waktu yang diluangkan di aplikasi anak, berapa kali pengguna mengakses TikTok, dan rincian total waktu pengguna mengakses TikTok di siang dan malam hari.

Fitur ketiga adalah menonaktifkan notifikasi. Orang tua bisa bisa mengatur jadwal untuk membisukan notifikasi untuk anak. Pengguna berusia 14-15 tahun tidak akan menerima notifikasi mulai pukul 9 malam. Untuk pengguna berusia 16-17, notifikasi dinonaktifkan mulai pukul 10 malam.

Baca Juga: TikTok Down, Bikin Frustrasi Pengguna di Seluruh Dunia

4. Bisa atur waktu screen time sendiri

Dalam waktu dekat, TikTok akan membuat semua pengguna dapat menyetel batas screen time mereka sendiri setiap harinya dalam seminggu dan mengatur jadwal untuk membisukan notifikasi.

Ada juga fitur pengingat tidur untuk membantu pengguna dengan mudah merencanakan kapan mereka ingin offline di malam hari. Pengguna dapat menyetel waktu yang diinginkan, dan ketika tercapai, akan muncul notifikasi yang mengingatkan mereka untuk keluardariaplikasi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Siapa Adam Presser,...
Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Rekomendasi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
5 Negara dengan Netizen...
5 Negara dengan Netizen Paling Tidak Sopan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved