Kasus Langka, Dokter Keluarkan Janin dari Otak Anak Berusia 1 Tahun
Sabtu, 11 Maret 2023 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Namun, dalam kasus ini, massa muncul di kepala janin "inang", dan kemungkinan besar muncul sangat, sangat awal dalam perkembangannya. Mungkin, pada tahap ketika sel telur yang dibuahi membentuk sekelompok sel yang disebut blastokista.
Baca juga; FDA Tolak Rencana Elon Musk untuk Tanam Chip di Otak Manusia
“Fetus-in-fetu intrakranial diusulkan muncul dari blastokista yang tidak terpisahkan. Berarti kelompok sel yang ditakdirkan untuk tumbuh menjadi dua janin terpisah tetap bersatu,” tulis tim dokter.
Dari pemindaian otak kepala anak berusia 1 tahun mengungkapkan bahwa janin mengandung kolom tulang belakang dan dua tulang kaki (tulang paha dan tibia). Janin yang cacat ini memiliki spina bifida, suatu kondisi di mana bagian dari sumsum tulang belakang terbuka.
Setelah diangkat, massa janin juga ditentukan memiliki "tunas seperti jari dan ekstremitas atas". “Janin intrakranial dalam janin sangat langka dengan kurang dari 20 laporan yang diterbitkan di seluruh dunia,” demikian laporan kasus tahun 2020 dalam jurnal Bedah Saraf Dunia.
Baca juga; FDA Tolak Rencana Elon Musk untuk Tanam Chip di Otak Manusia
“Fetus-in-fetu intrakranial diusulkan muncul dari blastokista yang tidak terpisahkan. Berarti kelompok sel yang ditakdirkan untuk tumbuh menjadi dua janin terpisah tetap bersatu,” tulis tim dokter.
Dari pemindaian otak kepala anak berusia 1 tahun mengungkapkan bahwa janin mengandung kolom tulang belakang dan dua tulang kaki (tulang paha dan tibia). Janin yang cacat ini memiliki spina bifida, suatu kondisi di mana bagian dari sumsum tulang belakang terbuka.
Setelah diangkat, massa janin juga ditentukan memiliki "tunas seperti jari dan ekstremitas atas". “Janin intrakranial dalam janin sangat langka dengan kurang dari 20 laporan yang diterbitkan di seluruh dunia,” demikian laporan kasus tahun 2020 dalam jurnal Bedah Saraf Dunia.
(wib)
Lihat Juga :