5 Spesies Hewan yang Baru Ditemukan di 2023, No 2 Dinamai dari Pencipta The Lord of The Rings
Senin, 06 Maret 2023 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Hanya ada satu individu yang ditemukan sejauh ini. Penyebaran spesies diketahui terbatas pada tempat ditemukan dan ditangkap, yakni lereng timur selatan Cordillera Oriental, rangkaian pegunungan Andes di Taman Nasional Río Negro-Sopladora di Ekuador.
Genus katak pohon ini disebut katak pohon sungai karena biasanya ditemukan di dekat sungai tempat mereka berkembang biak. Para ilmuwan mengatakan bahwa warna spesies yang unik seperti dari luar angkasa atau dunia fantasi.
3. Cyrtodactylus santana
Cyrtodactylus santana adalah tokek jari bengkok pertama yang dideskripsikan ke tingkat spesies. Tokek itu ditemukan di negara termuda keempat di dunia, Republik Demokratik Timor-Leste. Tepatnya, menempati timur pulau Timor yang merupakan bagian dari Kepulauan Sunda Kecil.
Tokek pertama kali ditemukan pada siang hari di gua Lene Hara di Taman Nasional Nino Konis Santana. Tokek berjari bengkok aktif di malam hari dan ilmuwan dapat menangkap sepuluh tokek. Analisis genetik dan morfologi menegaskan bahwa itu adalah spesies yang belum terdeskripsikan.
Julukan khusus 'santana' berasal dari Taman Nasional Nino Konis Santana tempat ia ditemukan, dan dinamai untuk menghormati pejuang kemerdekaan Nino Konis Santana yang lahir di dalam batas taman.
4. Podogymnura intermedia dan P. minima
Podogymnura intermedia adalah satu dari dua spesies gymnure baru yang ditemukan. Dengan bulu berwarna cokelat keemasan dan hidung runcing, P. intermedia sangat mirip dengan cecurut, tetapi termasuk dalam kelompok mamalia yang dikenal sebagai gymnures.
Mereka juga dikenal sebagai landak berbulu atau tikus bulan, dan berkerabat dekat dengan landak. Seperti semua anggota genus Podogymnura lainnya, P. intermedia ditemukan di Filipina. Tepatnya di pegunungan Mindanao timur.
“Salah satu hal yang sangat berbeda tentang Filipina adalah bahwa setiap gunung yang terisolasi atau pegunungan kecil tempat kami melakukan survei adalah bahwa masing-masing memiliki beberapa spesies yang tidak terdapat di tempat lain,” kata peneliti Laurence Heanery.
Genus katak pohon ini disebut katak pohon sungai karena biasanya ditemukan di dekat sungai tempat mereka berkembang biak. Para ilmuwan mengatakan bahwa warna spesies yang unik seperti dari luar angkasa atau dunia fantasi.
3. Cyrtodactylus santana
![5 Spesies Hewan yang Baru Ditemukan di 2023, No 2 Dinamai dari Pencipta The Lord of The Rings]()
Cyrtodactylus santana adalah tokek jari bengkok pertama yang dideskripsikan ke tingkat spesies. Tokek itu ditemukan di negara termuda keempat di dunia, Republik Demokratik Timor-Leste. Tepatnya, menempati timur pulau Timor yang merupakan bagian dari Kepulauan Sunda Kecil.
Tokek pertama kali ditemukan pada siang hari di gua Lene Hara di Taman Nasional Nino Konis Santana. Tokek berjari bengkok aktif di malam hari dan ilmuwan dapat menangkap sepuluh tokek. Analisis genetik dan morfologi menegaskan bahwa itu adalah spesies yang belum terdeskripsikan.
Julukan khusus 'santana' berasal dari Taman Nasional Nino Konis Santana tempat ia ditemukan, dan dinamai untuk menghormati pejuang kemerdekaan Nino Konis Santana yang lahir di dalam batas taman.
4. Podogymnura intermedia dan P. minima
![5 Spesies Hewan yang Baru Ditemukan di 2023, No 2 Dinamai dari Pencipta The Lord of The Rings]()
Podogymnura intermedia adalah satu dari dua spesies gymnure baru yang ditemukan. Dengan bulu berwarna cokelat keemasan dan hidung runcing, P. intermedia sangat mirip dengan cecurut, tetapi termasuk dalam kelompok mamalia yang dikenal sebagai gymnures.
Mereka juga dikenal sebagai landak berbulu atau tikus bulan, dan berkerabat dekat dengan landak. Seperti semua anggota genus Podogymnura lainnya, P. intermedia ditemukan di Filipina. Tepatnya di pegunungan Mindanao timur.
“Salah satu hal yang sangat berbeda tentang Filipina adalah bahwa setiap gunung yang terisolasi atau pegunungan kecil tempat kami melakukan survei adalah bahwa masing-masing memiliki beberapa spesies yang tidak terdapat di tempat lain,” kata peneliti Laurence Heanery.
Lihat Juga :