Inti Bumi Ternyata Berupa Paduan Besi Nikel Padat Berukuran 725 Km
Sabtu, 25 Februari 2023 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Gelombang seismik juga mengungkap inti dalam, yang, meskipun panas, tetap padat di bawah tekanan yang sangat besar. Dalam makalah baru, para peneliti mengamati, untuk pertama kalinya, gelombang seismik memantul bolak-balik dari gempa kuat ke sisi lain dunia, seperti bola ping-pong.
Secara khusus, gelombang seismik dari gempa berkekuatan 7,9 yang terjadi di dekat Kepulauan Solomon pada tahun 2017 bergema di seluruh diameter bumi beberapa kali. Jaringan seismik di Semenanjung Alaska dan Pegunungan Alpen Eropa membantu para peneliti melihat gelombang yang bergema.
Baca juga; Bumi Punya Lapisan Tersembunyi yang Tak Bisa Dipecahkan Ilmuwan
“Gelombang yang memantul ini memungkinkan para peneliti untuk mengamati dua lapisan berbeda di dalam inti bumi,” kata Thanh-Son Pham, ahli geofisika di Universitas Nasional Australia di Canberra kepada Live Science, Sabtu (25/2/2023).
Para peneliti mencatat bahwa ketika gelombang gempa bergerak melalui inti terdalam, di area sekitar 450 mil atau 725 Km. Gelombang gempa bergerak dengan kecepatan berbeda tergantung pada sudut perjalanannya.
Di lapisan luar inti dalam, gelombang bergerak paling cepat dari kutub ke kutub dan paling lambat ke arah ekuator. Sementara itu, di lapisan terdalam, gelombang bergerak paling lambat dengan sudut sekitar 50 derajat dari sumbu Bumi.
Secara khusus, gelombang seismik dari gempa berkekuatan 7,9 yang terjadi di dekat Kepulauan Solomon pada tahun 2017 bergema di seluruh diameter bumi beberapa kali. Jaringan seismik di Semenanjung Alaska dan Pegunungan Alpen Eropa membantu para peneliti melihat gelombang yang bergema.
Baca juga; Bumi Punya Lapisan Tersembunyi yang Tak Bisa Dipecahkan Ilmuwan
“Gelombang yang memantul ini memungkinkan para peneliti untuk mengamati dua lapisan berbeda di dalam inti bumi,” kata Thanh-Son Pham, ahli geofisika di Universitas Nasional Australia di Canberra kepada Live Science, Sabtu (25/2/2023).
Para peneliti mencatat bahwa ketika gelombang gempa bergerak melalui inti terdalam, di area sekitar 450 mil atau 725 Km. Gelombang gempa bergerak dengan kecepatan berbeda tergantung pada sudut perjalanannya.
Di lapisan luar inti dalam, gelombang bergerak paling cepat dari kutub ke kutub dan paling lambat ke arah ekuator. Sementara itu, di lapisan terdalam, gelombang bergerak paling lambat dengan sudut sekitar 50 derajat dari sumbu Bumi.

Lihat Juga :