Rusia Kirim Misi Pertama ke Bulan pada Juli 2023, Perpanjang Operasi di ISS Sampai 2028

Kamis, 23 Februari 2023 - 22:56 WIB
loading...
A A A
Secara khusus, para peserta pertemuan membahas kondisi teknis segmen ISS Rusia. Termasuk langkah untuk memperpanjang masa layanannya, ketentuan medis, dan perluasan program penelitian terapan.

“Berdasarkan hasil pertemuan dewan teknis-ilmiah, Roscosmos akan menyiapkan dokumen untuk mengajukan permohonan kepada pemerintah Rusia untuk memperpanjang masa layanan ISS segmen Rusia hingga 2028,” bunyi pernyataan Roscosmos.
Rusia Kirim Misi Pertama ke Bulan pada Juli 2023, Perpanjang Operasi di ISS Sampai 2028


Kepala Roscosmos Yury Borisov mengatakan kepada TASS pada November tahun lalu bahwa jangka waktu partisipasi Rusia dalam proyek ISS akan bergantung pada kondisi teknis segmen Rusia. Termasuk, jangka waktu pembangunan Stasiun Orbital Rusia (ROS) yang baru, dimulainya penerbangan luar angkasa ke pengorbit nasional dan beberapa faktor lainnya.

Baca juga; Roscosmos Ungkap Desain Awal Stasiun Luar Angkasa Rusia, ROSS Mampu Tampung 6 Kosmonot

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Rusia, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov mengatakan pada akhir Oktober 2022 bahwa Rusia menganggap mungkin untuk memperpanjang masa pakai ISS segmen Rusia hingga 2028. Waktu ini diperkirakan cukup sampai Rusia mampu membangun stasiun luar angkasa sendiri dalam konfigurasi minimalnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Rekomendasi
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Berita Terkini
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved