Jaringan Internet Berbasis Laser Tawarkan Akses Kencang dan Murah Buat Indonesia
Minggu, 19 Februari 2023 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Keduanya mengatakan infrastruktur internet saat ini adalah alasan utama begitu banyak orang kekurangan akses internet yang dapat diandalkan. Kabel bawah laut, misalnya, mahal untuk dibangun dan hanya menghubungkan dua titik.
Di sisi lain jaringan jarak jauh terestrial memberikan cakupan yang baik bagi kota-kota utama tetapi menganak tirikan kota-kota yang lebih kecil. Hasilnya distribusi jarak menengah dan jarak jauh seringkali mahal dan mengalami masalah hak jalan.
Menurutnya jaringan internet berbasis laser yang dikembangkan Transcelestial menghilangkan semua kerugian tersebut. Misalnya tidak menggunakan kabel bawah tanah yang mahal perawatan dan pemasangannya. Transcelestial juga tidak membutuhkan perangkat berbasis frekuensi radio, dengan spektrum peraturan lisensi yang rumit.
Baca juga : Alokasi di Bawah 100 Unit, Subaru WRX Sedan dan Wagon Sudah Diburu Pemesan
Rohit Jha mengatakan mengatakan Transcelestial menawarkan opsi biaya per bit yang jauh lebih rendah. Perangkat khusus yang ukurannya sebesar kotak sepatu, yang disebut CENTAURI, kini telah digunakan di pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Di sisi lain jaringan jarak jauh terestrial memberikan cakupan yang baik bagi kota-kota utama tetapi menganak tirikan kota-kota yang lebih kecil. Hasilnya distribusi jarak menengah dan jarak jauh seringkali mahal dan mengalami masalah hak jalan.
Menurutnya jaringan internet berbasis laser yang dikembangkan Transcelestial menghilangkan semua kerugian tersebut. Misalnya tidak menggunakan kabel bawah tanah yang mahal perawatan dan pemasangannya. Transcelestial juga tidak membutuhkan perangkat berbasis frekuensi radio, dengan spektrum peraturan lisensi yang rumit.
Baca juga : Alokasi di Bawah 100 Unit, Subaru WRX Sedan dan Wagon Sudah Diburu Pemesan
Rohit Jha mengatakan mengatakan Transcelestial menawarkan opsi biaya per bit yang jauh lebih rendah. Perangkat khusus yang ukurannya sebesar kotak sepatu, yang disebut CENTAURI, kini telah digunakan di pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Lihat Juga :