Fenomena Alam Langka, Aurora Merah Hiasi Langit Kanada, AS, dan Eropa

Sabtu, 18 Februari 2023 - 06:28 WIB
loading...
Fenomena Alam Langka,...
Penampakan aurora merah yang langka menghiasi langit Kanada, Amerika Serikat (AS), dan Eropa. Foto/Space
A A A
QUEBEC - Penampakan aurora merah yang langka menghiasi langit Kanada, Amerika Serikat (AS), dan Eropa, pada 16 Februari 2023. Aurora terbentuk akibat semburan plasma matahari setelah terjadi badai geomagnetik dari luar angkasa.

Gelombang terbaru aurora merah langka ini sangat mencolok seolah menari di langit yang cerag. Aurora merah langka membutuhkan konsentrasi partikel badai matahari yang lebih tinggi untuk menembus lebih dalam ke atmosfer bumi.

Berbagai gambar penampakan aurora merah yang langka ini membajiri media sosial Twitter yang diposting warga dan pengamat benda langit. Pemburu aurora yang berbasis di Quebec, Kanada, Mike MacLellan menangkap beberapa foto cakrawala yang menyala hijau terang seperti neon yang berubah menjadi jingga, merah, dan ungu di atas langit, dan membaginya dengan Space.com.

Baca juga; Fenomena Alam Unik, Aurora Berwarna Hijau Menerangi Langit Islandia

Penampakan aurora merah serupa telah dilaporkan oleh fotografer di Skotlandia dan Norwegia. “Tidak ada kata-kata untuk pertunjukan tadi malam di Kåfjorddalen, Norwegia,” kata pemburu aurora Adrien Mauduit melalui Twitter.

Dia memposting gambar aurora yang indah seperti kembang api berwarna ungu dan hijau di atas lanskap tertutup salju. Salah satu foto Mauduit memperlihatkan pendaran cahaya aurora berbentuk kupu-kupu berwarna jingga cerah, merah muda, dan ungu di atas puncak gunung berbatu.

“Apakah seseorang mengatakan 'merah'? Benar-benar aurora menarik beberapa menit yang lalu di Skibotn, Norwegia,” kata Mauduit dalam tweet tersebut dikutip dari laman Space, Sabtu (18/2/2023).

Dan Tanner dari Alberta, Kanada, berbagi foto yang menangkap matahari terbit di musim dingin yang diperkuat oleh cahaya hijau dan ungu yang menerangi langit fajar. “Wow!! Pemandangan menakjubkan pagi ini di Central Alberta!,” kata Tanner dalam sebuah tweet.

Baca juga; Titik Balik Matahari Musim Dingin, Bikin Siang Jadi Lebih Pendek di Utara Bumi

Fotografer amatir dan pengguna Twitter Cogie_s membagikan sekumpulan gambar aurora hijau dan merah yang menakjubkan di Skotlandia. Penampakan aurora diperkirakan akan terus berlanjut dan mungkin menjadi lebih intens karena coronal mass ejection (CME), semburan plasma dari atmosfer bagian atas matahari yang meletus dari matahari 15 Februari tiba di Bumi hari ini.
Fenomena Alam Langka, Aurora Merah Hiasi Langit Kanada, AS, dan Eropa


Penampakan aurora sejauh selatan hingga utara Inggris dan AS dapat diharapkan. Badai geomagnetik diperkirakan akan berlanjut hingga setidaknya 19 Februari, jadi jika Anda memiliki kesempatan, pergilah ke utara pada akhir pekan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

Aurora adalah pola cahaya di langit yang terjadi akibat aktivitas badai matahari atau suar yang biasa terjadi di belahan bumi utara sebagai cahaya utara atau aurora borealis. Aurora tidak menimbulkan efek yang berbahaya, tetapi kadang-kadang suar yang kuat dapat menyebabkan pemadaman radio singkat atau mengganggu satelit.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Rekomendasi
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved