7 Negara Pusat Gempa Bumi di Dunia, Salah Satunya Indonesia
Senin, 13 Februari 2023 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Peristiwa ini sebenarnya merupakan gempa susulan dari gempa lain pada September sebelumnya, yang menyebabkan dua orang meninggal dunia. Gempa bumi terbesar yang pernah terjadi di Selandia Baru berkekuatan 8,2 magnitudo di Wairarapa, 1855.
Baca juga; Gempa 8,0 M Guncang Selandia Baru, Picu Peringatan Tsunami
Gempa disebabkan pergerakan di sepanjang patahan di Teluk Palliser, di ujung selatan Pulau Utara, dan mengubah lanskap wilayah Wellington, ibu kota negara. Namun, jumlah korban jiwa yang disebabkan diperkirakan hanya antara lima dan sembilan orang dan yang mengejutkan hanya sedikit orang yang terluka.
6. China
China memang bukan bagian dari wilayah Ring of Fire, tetapi berada di daerah pertemuan tiga lempeng bumi, yaitu lempeng Pasifik, India, dan Filipina. Tingginya jumlah bangunan berkualitas rendah dan populasi yang padat membuat gempa bumi di China mengakibatkan tingginya jumlah korban jiwa.
China telah menjadi lokasi beberapa gempa bumi paling mematikan dalam sejarah, dan dua gempa paling mematikan di abad ke-20 mempengaruhi negara tersebut. Gempa bumi Tangshan tahun 1976 mengakibatkan sedikitnya 300.000 kematian, sementara di Haiyuan pada tahun 1920 menyebabkan 273.400 jiwa meninggal.
Baca juga; Zhang Heng, Ilmuwan China Kuno Penemu Desain Pertama Alat Pendeteksi Gempa
Gempa paling mematikan sepanjang masa dikatakan terjadi di Shaanxi pada tahun 1556, yang secara langsung dan tidak langsung menyebabkan kerugian total 830.000 orang.
7. Indonesia
![7 Negara Pusat Gempa Bumi di Dunia, Salah Satunya Indonesia]()
Gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Foto/Dok SINDOnews
Indonesia termasuk wilayah yang secara teratur diguncang gempa bumi karena berada di dalam Ring of Fire. Indonesia juga terletak antara tiga pertemuan lempeng besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik.
Salah satu peristiwa paling mematikan di era modern terjadi pada Desember 2004, ketika gempa berkekuatan 9,1 skala Richter melanda lepas pantai barat Indonesia. Gempa bumi memicu gelombang raksasa atau tsunami hingga 100 kaki (30 meter) menghantam pantai Indonesia, Sri Lanka, India dan Thailand.
Baca juga; Gempa M5,6 di Cianjur, BMKG: Gempa Bumi Dangkal yang Memicu Pergerakan
Indonesia, negara yang terkena dampak paling parah, mencatat 167.540 orang meninggal atau hilang, meskipun jumlah kematian keseluruhan diperkirakan sekitar 230.000 jiwa. Terbaru, gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo menguncang Cianjur, Jawa Barat, pada 21 November 2022, menyebabkan 300 lebih korban jiwa.
Baca juga; Gempa 8,0 M Guncang Selandia Baru, Picu Peringatan Tsunami
Gempa disebabkan pergerakan di sepanjang patahan di Teluk Palliser, di ujung selatan Pulau Utara, dan mengubah lanskap wilayah Wellington, ibu kota negara. Namun, jumlah korban jiwa yang disebabkan diperkirakan hanya antara lima dan sembilan orang dan yang mengejutkan hanya sedikit orang yang terluka.
6. China
China memang bukan bagian dari wilayah Ring of Fire, tetapi berada di daerah pertemuan tiga lempeng bumi, yaitu lempeng Pasifik, India, dan Filipina. Tingginya jumlah bangunan berkualitas rendah dan populasi yang padat membuat gempa bumi di China mengakibatkan tingginya jumlah korban jiwa.
China telah menjadi lokasi beberapa gempa bumi paling mematikan dalam sejarah, dan dua gempa paling mematikan di abad ke-20 mempengaruhi negara tersebut. Gempa bumi Tangshan tahun 1976 mengakibatkan sedikitnya 300.000 kematian, sementara di Haiyuan pada tahun 1920 menyebabkan 273.400 jiwa meninggal.
Baca juga; Zhang Heng, Ilmuwan China Kuno Penemu Desain Pertama Alat Pendeteksi Gempa
Gempa paling mematikan sepanjang masa dikatakan terjadi di Shaanxi pada tahun 1556, yang secara langsung dan tidak langsung menyebabkan kerugian total 830.000 orang.
7. Indonesia

Gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Foto/Dok SINDOnews
Indonesia termasuk wilayah yang secara teratur diguncang gempa bumi karena berada di dalam Ring of Fire. Indonesia juga terletak antara tiga pertemuan lempeng besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik.
Salah satu peristiwa paling mematikan di era modern terjadi pada Desember 2004, ketika gempa berkekuatan 9,1 skala Richter melanda lepas pantai barat Indonesia. Gempa bumi memicu gelombang raksasa atau tsunami hingga 100 kaki (30 meter) menghantam pantai Indonesia, Sri Lanka, India dan Thailand.
Baca juga; Gempa M5,6 di Cianjur, BMKG: Gempa Bumi Dangkal yang Memicu Pergerakan
Indonesia, negara yang terkena dampak paling parah, mencatat 167.540 orang meninggal atau hilang, meskipun jumlah kematian keseluruhan diperkirakan sekitar 230.000 jiwa. Terbaru, gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo menguncang Cianjur, Jawa Barat, pada 21 November 2022, menyebabkan 300 lebih korban jiwa.
(wib)
Lihat Juga :