Waspada, Layanan Kencan Online di Hari Valentine Dibombardir 5 Serangan Siber Berbahaya Ini
Senin, 13 Februari 2023 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Selama beberapa bulan terakhir, penjahat dunia maya telah mengeksploitasi nama-nama aplikasi kencan paling populer seperti Tinder, Badoo, Bumble, Grinder, dan banyak lainnya untuk menyebarkan aktivitas berbahaya.
Mereka paling sering mendistribusikan adware, yang membombardir pengguna dengan banyak notifikasi, tetapi ada juga serangan dengan Trojan Spies, yang memantau aktivitas online, dan pengunduh Trojan, yang mungkin menginstal program berbahaya lainnya ke komputer korban.
3. Doxing
Doxing mengacu pada tindakan mengungkap dan membagikan informasi pribadi seseorang secara publik. Informasi sensitif dapat digunakan untuk menyakiti atau memeras seseorang.
Dampaknya, selain bahaya fisik juga tekanan psikologis, seperti kecemasan dan rasa malu, serta berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan hubungan.
Bahaya ini juga dapat beralih ke kehidupan nyata, menempatkan Anda dan pasangan dalam risiko cedera fisik.
4. Catfishing
Banyak email spam yang menggunakan profil menarik dan identitas palsu untuk memikat korban yang tidak menaruh curiga agar memberikan informasi pribadi atau terlibat dalam komunikasi online.
Mereka paling sering mendistribusikan adware, yang membombardir pengguna dengan banyak notifikasi, tetapi ada juga serangan dengan Trojan Spies, yang memantau aktivitas online, dan pengunduh Trojan, yang mungkin menginstal program berbahaya lainnya ke komputer korban.
3. Doxing
Doxing mengacu pada tindakan mengungkap dan membagikan informasi pribadi seseorang secara publik. Informasi sensitif dapat digunakan untuk menyakiti atau memeras seseorang.
Dampaknya, selain bahaya fisik juga tekanan psikologis, seperti kecemasan dan rasa malu, serta berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan hubungan.
Bahaya ini juga dapat beralih ke kehidupan nyata, menempatkan Anda dan pasangan dalam risiko cedera fisik.
4. Catfishing
Banyak email spam yang menggunakan profil menarik dan identitas palsu untuk memikat korban yang tidak menaruh curiga agar memberikan informasi pribadi atau terlibat dalam komunikasi online.
Lihat Juga :