Gelombang PHK Berlanjut, Meta Bakal Pecat Karyawan Lagi Maret 2023

Minggu, 12 Februari 2023 - 07:30 WIB
loading...
Gelombang PHK Berlanjut,...
Pemecatan karyawan Meta hingga kini ternyata masih terus dilakukan sejak November 2022 lalu. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Pemecatan karyawan yang dilakukan Meta ternyata belum benar-benar selesai. Maret 2023 nanti pemecatan karyawan bakal dilakukan lagi dilaporkan Financial Times.

Pemecatan tersebut dilakukan menyusul manuver Meta yang dilakukan pada November 2022 lalu. Saat itu Meta memecat 11.000 karyawan sekaligus atau sebesar 13 persen dari total karyawan yang ada di perusahaan teknologi itu.

Disebutkan Financial Times hingga saat ini perusahaan induk Facebook itu memang terus melaukan peninjauan kinerja staf mereka. Begitu penilaian telah selesai maka pemutusan hubungan kerja kembali dilakukan.

"Kinerja raksasa teknologi itu masih lambat dan merangkak hingga memerlukan putaran baru pemutusan hubungan kerja," sebut Financial Times.

Baca juga : Tangki Bensin Kolaborasi Belkote dan Kedux Garage Curi Perhatian Jepang

Gelombang PHK Berlanjut, Meta Bakal Pecat Karyawan Lagi Maret 2023


Sayangnya tidak disebutkan berapa jumlah karyawan yang akan dirumahkan Meta. Yang pasti hingga kini Meta masih menunda rencana anggaran kerja di 2023 karena adanya upaya pemutusan hubungan kerja baru.

Sumber Meta yang dikutip Financial Times mengatakan masih banyak karyawan yang jadi beban buat perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California itu. Pasalnya banyak eksekutif di Meta tidak dapat merencanakan tugas kerja baru. Alhasil banyak karyawan di Meta terhambat hingga bisa dikatakan tidak melakukan apa pun.

"Tahun efisiensi ini dimulai dengan banyak orang yang tidak melakukan apa pun," jelas sumber yang dikutip Financial Times.

Baca juga : MaxDecal Intip Peluang Ekspor Stiker Otomotif ke Jepang

Tahun 2023 memang telah disebut Meta sebagai tahun efisiensi. Mark Zuckerberg, CEO Meta dalam sambutan awal tahun 2023 mengatakan upaya itu merupakan fase perubahan yang harus dijalani Meta.

“Ada beberapa langkah lagi yang kami lakukan untuk memperbaiki produktivitas, kecepatan, dan meminimalisir biaya,” katanya.

Dia juga mencatat, jumlah karyawan terus meningkat selama hampir dua dekade. Hal itu membuatnya sangat sulit untuk benar-benar meningkatkan efisiensi saat mereka tumbuh secepat itu.

Jadi sangat wajar jika teror pemutusan hubungan kerja di Meta memang belum benar-benar usai. Bahkan disebutkan Forbes bisa jadi Mark Zuckerberg akan meratakan struktur organisasi dan menghapus beberapa lapisan manajemen menengah.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
5 Pabrik Bakal Ditutup,...
5 Pabrik Bakal Ditutup, Gelombang PHK Ancam Karyawan Kimia Farma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved