Ini Penyebab Gempa Turki Begitu Mematikan, Lebih dari 12.000 Orang Tewas

Kamis, 09 Februari 2023 - 23:01 WIB
loading...
A A A
Gempa Turki yang terjadi Senin 6 Februari 2023 kemungkinan berasal dari Patahan Anatolia Timur, tempat lempeng Arab dan Anatolia terkunci bersama setelah saling bergesekan. “Gerakan itu meregangkan kerak melintasi patahan," kata Judith Hubbard asisten profesor Ilmu Bumi dan Atmosfer di Universitas Cornell dikutip dari laman Live Science, Kamis (9/2/2023).

Judith menjelaskan, GPS menunjukkan bahwa Patahan Anatolia Timur, bergerak 15 milimeter per tahun relatif satu sama lain. Kemudian, gempa berkekuatan 7,8 mungkin membuat patahan ini tergelincir rata-rata 5 meter.

Baca juga; Gempa Turki, Patahan Lempeng Anatolia dan Arab Pecah hingga Bergeser 3 Meter

Setelah patahan pecah, dampak bencana gempa diperbesar oleh beberapa faktor. Sesar Anatolia Timur mengular di bawah wilayah berpenduduk padat. Apalagi gempa Turki termasuk gempa dangkal, hanya 18 km di bawah permukaan bumi.

Ini berarti energi gelombang seismik gempa tidak banyak menghilang sebelum mulai mengguncang rumah-rumah penduduk. Begitu gedung-gedung berguncang, tanah sedimen lunak di wilayah itu membuat berguncang lebih keras dan runtuh.
Ini Penyebab Gempa Turki Begitu Mematikan, Lebih dari 12.000 Orang Tewas

Wilayah Turki dan Suriah yang diguncang gempa susulan setelah gempa awal berkekuatan 7,8 SR. Foto/USGS

Menurut US Geological Survey (USGS), tanah Nurdağı cukup lembap dan lunak sehingga berperilaku lebih seperti cairan daripada padatan selama guncangan gempa yang hebat. Alasan lain mengapa gempa ini begitu mematikan adalah keutuhan bangunan dan waktu terjadinya gempa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
Jadi PR Polisi, Perampok...
Jadi PR Polisi, Perampok Bank di Turki Ternyata Seekor Kucing
Arkeolog Temukan Jejak...
Arkeolog Temukan Jejak Peninggalan Agama Kuno di Mesir
Tak Mampu Deteksi Gempa...
Tak Mampu Deteksi Gempa Bumi, Google Kembali Ubah Algoritma
Turki Catat Suhu Terpanas...
Turki Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah Mencapai 50,5 Derajat Celcius
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Rekomendasi
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
33 Orang Tewas saat...
33 Orang Tewas saat Tornado Dahsyat Sapu Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved