Spesifikasi Nasams, Sistem Rudal Canggih dari AS yang Dihancurkan Rusia di Ukraina
Senin, 06 Februari 2023 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Sistem rudal yang dirancang oleh Raytheon dan Kongsberg ini mulai dioperasikan pada 1994 oleh Royal Norwegian Air Force. Kemudian sistem tersebut diadopsi oleh Pentagon untuk digunakan di AS pada 2005.
Mengutip dari Missile Defense Advocacy Alliance, sistem ini dapat mengunci 72 target secara bersamaan dalam mode aktif dan pasif.
Peluncur rudal ini juga diberkati dengan Raytheon MPQ-64F1, radar pengawasan beresolusi tinggi untuk mendeteksi target.
NASAMS dibekali dengan tiga peluncur yang masing masing peluncurnya dapat diisi enam rudal. Senjata yang digunakan dapat berupa AIM-120 AMRAAM, atau bisa juga meluncurkan AIM-9X Sidewinder, ESSM, dan misil lokal.
Baca juga : AS Akan Persenjatai Ukraina dengan NASAMS, Sistem Rudal yang Juga Dimiliki Indonesia
Peluncur anti pesawat ini dapat dibawa menggunakan truk khusus dan dapat digunakan baik untuk siang maupun malam, atau dalam kondisi cuaca yang buruk.
Mengutip dari Missile Defense Advocacy Alliance, sistem ini dapat mengunci 72 target secara bersamaan dalam mode aktif dan pasif.
Peluncur rudal ini juga diberkati dengan Raytheon MPQ-64F1, radar pengawasan beresolusi tinggi untuk mendeteksi target.
NASAMS dibekali dengan tiga peluncur yang masing masing peluncurnya dapat diisi enam rudal. Senjata yang digunakan dapat berupa AIM-120 AMRAAM, atau bisa juga meluncurkan AIM-9X Sidewinder, ESSM, dan misil lokal.
Baca juga : AS Akan Persenjatai Ukraina dengan NASAMS, Sistem Rudal yang Juga Dimiliki Indonesia
Peluncur anti pesawat ini dapat dibawa menggunakan truk khusus dan dapat digunakan baik untuk siang maupun malam, atau dalam kondisi cuaca yang buruk.
Lihat Juga :