Gairah Seks Menurun, Dongkrak Kembali dengan Hormon Kisspeptin
Senin, 06 Februari 2023 - 17:39 WIB
loading...
Untuk mendongkrak kembali hasrat gairah seks yang menurun, ilmuwan dan dokter Inggris menemukan solusinya dengan hormon Kisspeptin. Ilustrasi/ScienceBlog/Toplinemd
A
A
A
LONDON - Gairah seks yang menurun pada pria dan wanita biasanya dikenal dengan istilah hypoactive sexual desire disorder (HSDD). Untuk mendongkrak kembali hasrat gairah seks yang menurun, ilmuwan dan dokter Inggris menemukan solusinya dengan hormon Kisspeptin.
Penemuan terbaru ini merupakan hasil penelitian para dokter dan ilmuwan dari di Imperial College London dan Imperial College Healthcare NHS Trust. Penelitian mereka didanai oleh Imperial Biomedical Research Center (NIHR-Imperial BRC) dan Medical Research Council, bagian dari UK Research and Innovation.
Kedua studi tersebut dipublikasikan di JAMA Network Open dan menyebutkan bahwa pemberian hormon kisspeptin dapat meningkatkan respons seksual pada wanita dan pria yang memiliki gangguan hasrat seksual hipoaktif (HSDD). Diketahui HSDD memengaruhi hingga 10 persen wanita dan 8 persen pria di seluruh dunia dan dapat memiliki dampak psikologis dan sosial.
Baca juga; Begini Penjelasan Ilmiah saat Kita Jatuh Cinta Menurut Sains
“Hasrat seksual yang rendah bisa membuat stres dan mengakibatkan HSDD. Ini dapat berdampak besar pada hubungan, kesehatan mental, dan kesuburan,” kata Dr Alexander Comninos, dari Departemen Metabolisme, Pencernaan, dan Reproduksi di Imperial College London, dikutip dari laman scienceblog, Senin (6/2/2023).
Kisspeptin adalah hormon alami yang merangsang pelepasan hormon reproduksi lainnya di dalam tubuh. Tim peneliti telah menunjukkan bahwa kisspeptin dapat meningkatkan respons terhadap rangsangan seksual, dan meningkatkan daya tarik jalur otak, pada pria tanpa gangguan HSDD.
Kemudian para ilmuwan dan dokter menyelidiki efek hormon Kisspeptin pada wanita dan pria dengan hasrat seksual rendah untuk pertama kalinya. Dua uji klinis ini melibatkan 32 wanita pra-menopause dan 32 pria dengan HSDD.
Penemuan terbaru ini merupakan hasil penelitian para dokter dan ilmuwan dari di Imperial College London dan Imperial College Healthcare NHS Trust. Penelitian mereka didanai oleh Imperial Biomedical Research Center (NIHR-Imperial BRC) dan Medical Research Council, bagian dari UK Research and Innovation.
Kedua studi tersebut dipublikasikan di JAMA Network Open dan menyebutkan bahwa pemberian hormon kisspeptin dapat meningkatkan respons seksual pada wanita dan pria yang memiliki gangguan hasrat seksual hipoaktif (HSDD). Diketahui HSDD memengaruhi hingga 10 persen wanita dan 8 persen pria di seluruh dunia dan dapat memiliki dampak psikologis dan sosial.
Baca juga; Begini Penjelasan Ilmiah saat Kita Jatuh Cinta Menurut Sains
“Hasrat seksual yang rendah bisa membuat stres dan mengakibatkan HSDD. Ini dapat berdampak besar pada hubungan, kesehatan mental, dan kesuburan,” kata Dr Alexander Comninos, dari Departemen Metabolisme, Pencernaan, dan Reproduksi di Imperial College London, dikutip dari laman scienceblog, Senin (6/2/2023).
Kisspeptin adalah hormon alami yang merangsang pelepasan hormon reproduksi lainnya di dalam tubuh. Tim peneliti telah menunjukkan bahwa kisspeptin dapat meningkatkan respons terhadap rangsangan seksual, dan meningkatkan daya tarik jalur otak, pada pria tanpa gangguan HSDD.
Kemudian para ilmuwan dan dokter menyelidiki efek hormon Kisspeptin pada wanita dan pria dengan hasrat seksual rendah untuk pertama kalinya. Dua uji klinis ini melibatkan 32 wanita pra-menopause dan 32 pria dengan HSDD.

Lihat Juga :