Awas! Serangan Malware Berkedok Lampiran Microsoft OneNote Merajalela
Senin, 23 Januari 2023 - 23:24 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Microsoft mengatakan, bahwa pihaknya membuat perubahan itu, guna melindungi pelanggannya dan mengurangi risiko mengganggu atau mengganggu layanan di Microsoft Cloud.
Sebagai informasi, selama bertahun-tahun, para peretas telah mendistribusikan malware pada email melalui lampiran Word dan Excel berbahaya, yang meluncurkan makron untuk mengunduh dan menginstal malware.
Tapi, pada bulan Juli tahun lalu, Microsoft menonaktifkan makro secara default di dokumen Office. Hal itu membuat metode peretasan tersebut tidak bisa dilakukan untuk mendistribusi malware.
Namun, para peretas tidak kehilangan akal, dan dengan cepat mulai menggunakan format file baru, seperti gambar ISO dan file ZIP yang dilindungi kata sandi.
Sebagai informasi, selama bertahun-tahun, para peretas telah mendistribusikan malware pada email melalui lampiran Word dan Excel berbahaya, yang meluncurkan makron untuk mengunduh dan menginstal malware.
Tapi, pada bulan Juli tahun lalu, Microsoft menonaktifkan makro secara default di dokumen Office. Hal itu membuat metode peretasan tersebut tidak bisa dilakukan untuk mendistribusi malware.
Namun, para peretas tidak kehilangan akal, dan dengan cepat mulai menggunakan format file baru, seperti gambar ISO dan file ZIP yang dilindungi kata sandi.
(wbs)
Lihat Juga :