NASA Lanjutkan Program Roket Bertenaga Nuklir, Lebih Cepat Mencapai Planet Mars
Senin, 23 Januari 2023 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian ditembakkan melalui nosel untuk menghasilkan daya dorong. “Jadi Anda membuat knalpot bergerak sangat cepat dari belakang,” lanjut Sheehy.
Untuk mulai mengerjakan mesin roket NTP baru, NASA memberikan kontrak senilai USD18,8 juta kepada BWXT Nuclear Energy pada Agustus 2017. BWXT akan merancang reaktor nuklir yang menggunakan low-enriched bahan bakar nuklir uranium dalam bentuk batang "Cermet" (Ceramic Metallic atau logam keramik).
![NASA Lanjutkan Program Roket Bertenaga Nuklir, Lebih Cepat Mencapai Planet Mars]()
NASA juga bermitra dengan Aerojet Rocketdyne untuk merancang mesin yang dapat dipadukan dengan reaktor untuk menghasilkan daya dorong. NASA akan mempelajari opsi penyimpanan kriogenik untuk membawa propelan hidrogen cair.
Baca juga; Space Force AS Luncurkan Satelit Pendeteksi Nuklir dan Komunikasi Laser
Terakhir, NASA dan BWXT akan bekerja untuk mengembangkan sistem penangkap knalpot yang akan digunakan untuk pengujian mesin NTP di masa mendatang. Proyek ini didesain menggunakan elemen uranium rendah yang diperkaya, bukan uranium tinggi yang diperkaya.
“Kami melihat penggunaan campuran bahan dapat dikurangi hingga di bawah 20 persen. Jadi untuk penanganan dan keamanan, diperkirakan tidak seberat uranium untuk senjata yang diperkaya tinggi. Ini adalah jenis sistem yang mungkin diterapkan pada berbagai reaktor secara universal,” tutur Sheehy.
Untuk mulai mengerjakan mesin roket NTP baru, NASA memberikan kontrak senilai USD18,8 juta kepada BWXT Nuclear Energy pada Agustus 2017. BWXT akan merancang reaktor nuklir yang menggunakan low-enriched bahan bakar nuklir uranium dalam bentuk batang "Cermet" (Ceramic Metallic atau logam keramik).

NASA juga bermitra dengan Aerojet Rocketdyne untuk merancang mesin yang dapat dipadukan dengan reaktor untuk menghasilkan daya dorong. NASA akan mempelajari opsi penyimpanan kriogenik untuk membawa propelan hidrogen cair.
Baca juga; Space Force AS Luncurkan Satelit Pendeteksi Nuklir dan Komunikasi Laser
Terakhir, NASA dan BWXT akan bekerja untuk mengembangkan sistem penangkap knalpot yang akan digunakan untuk pengujian mesin NTP di masa mendatang. Proyek ini didesain menggunakan elemen uranium rendah yang diperkaya, bukan uranium tinggi yang diperkaya.
“Kami melihat penggunaan campuran bahan dapat dikurangi hingga di bawah 20 persen. Jadi untuk penanganan dan keamanan, diperkirakan tidak seberat uranium untuk senjata yang diperkaya tinggi. Ini adalah jenis sistem yang mungkin diterapkan pada berbagai reaktor secara universal,” tutur Sheehy.
Lihat Juga :