Google Lirik Produk Teknologi AI Setelah Pangkas 12.000 Pekerja

Sabtu, 21 Januari 2023 - 07:35 WIB
loading...
Google Lirik Produk...
Google berencana untuk meningkatkan pengenalan produk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) seperti chatbot AI ChatGPT yang dikembangkan oleh OpenAI. Foto/Reuters
A A A
MENLO PARK - Google berencana untuk meningkatkan pengenalan produk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) seperti chatbot AI ChatGPT yang dikembangkan oleh OpenAI. Langkah ini dilakukan Google setelah memangkas sekitar 12.000 pekerjaan atau 6% tenaga kerjanya.

Perusahaan Induk Google, Alphabet, sangat berhati-hati dalam menambahkan teknologi berbasis kecerdasan buatan ke jajaran layanannya. Namun, sekarang memiliki rencana untuk mengumumkan lebih dari 20 proyek bertenaga AI sepanjang tahun 2023.

Google sudah diketahui telah banyak berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Produk AI Google berpotensi diumumkan pada konferensi pengembang I/O pada bulan Mei. Terutama, merek yang menampilkan demo chatbot AI, yang berfokus pada etika dan akurasi informasi.

Baca juga; Kecerdasan Buatan Bisa Pelajari Pola Bahasa Manusia

Laporan The New York Times yang dikutip laman digitaltrends, Sabtu (21/1/2023), melaporkan bahwa Google berencana mengumumkan studio gambar yang dapat menghasilkan dan mengedit gambar. Termasuk browser bernama MakerSuite yang menyertakan alat untuk bisnis membuat prototipe AI, dan beberapa alat pengkodean.

“Salah satunya disebut PaLM-Coder 2, yang bekerja mirip dengan Microsoft GitHub Copilot. Yang lainnya disebut Colab + Android Studio dan berfungsi untuk membuat aplikasi smartphone,” tulis Digitaltrends.

Padahal sebelumnya Google merasa khawatir penggunaan AI dapat berdampak negatif pada produk mereka. Namun, sekarang berbeda, Google tampaknya khawatir akan tertinggal dalam produk AI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved