Kapsul Dragon SpaceX Mampu Bawa 5-7 Astronot, NASA Siap Gunakan saat Darurat
Kamis, 19 Januari 2023 - 15:55 WIB
loading...
Kapsul Crew Dragon SpaceX yang berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sedang dimodifikasi untuk membawa astronot tambahan pulang ke Bumi pada Rabu 18 Januari 2023. Foto/NASA/SpaceNews
A
A
A
FLORIDA - Kapsul Crew Dragon SpaceX yang berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sedang dimodifikasi untuk membawa astronot tambahan pulang ke Bumi pada Rabu 18 Januari 2023. NASA berencana memindahkan kursi astronot Frank Rubio dari pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 Rusia ke Endurance, kapsul Dragon yang membawa Crew-5 SpaceX.
Langkah ini dilakukan setelah kapsul Soyuz MS-22 mengalami kerusakan akibat sistem pendingin bocor akibat hantaman mikrometeoroid atau puing-puing luar angkasa. Kapsul Soyuz MS-22 pun dianggap tidak layak untuk mengembalikan astronot ke Bumi kecuali dalam keadaan darurat.
Rusia berencana untuk meluncurkan misi Soyuz MS-23 tanpa awak ke ISS pada 20 Februari sebagai pengganti Soyuz MS-22 untuk membawa tiga kru kembali ke Bumi. Tiga kru misi Soyuz MS-22 adalah astronot NASA Frank Rubio dan dua kosmonot Rusia Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin.
Baca juga; Rusia Izinkan Astronot NASA Kru Soyuz MS-22 Pindah ke Kapsul Crew Dragon SpaceX
Kapsul Soyuz MS-22 masih dapat digunakan sebagai sekoci jika sesuatu yang buruk terjadi pada ISS sebelum kedatangan Soyuz MS-23. Namun, setelah mengalami kebocoran sistem pendingin, Soyuz MS-22 lebih aman untuk membawa hanya dua astronot saja.
“Perubahan tersebut memungkinkan peningkatan perlindungan awak dengan mengurangi beban panas di dalam pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 untuk kosmonot Prokopyev dan Petelin jika terjadi keadaan darurat untuk kembali ke Bumi," tulis pejabat NASA dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (19/1/2023).
Pesawat luar angkasa Endurance atau Dragon SpaceX diluncurkan pada Oktober 2022 membawa empat astronot Crew-5 Dragon SpaceX. Keempat astronot itu, adalah Nicole Mann dan Josh Cassada dari NASA, spaceflyer Jepang Koichi Wakata, dan Anna Kikina dari Rusia.
Langkah ini dilakukan setelah kapsul Soyuz MS-22 mengalami kerusakan akibat sistem pendingin bocor akibat hantaman mikrometeoroid atau puing-puing luar angkasa. Kapsul Soyuz MS-22 pun dianggap tidak layak untuk mengembalikan astronot ke Bumi kecuali dalam keadaan darurat.
Rusia berencana untuk meluncurkan misi Soyuz MS-23 tanpa awak ke ISS pada 20 Februari sebagai pengganti Soyuz MS-22 untuk membawa tiga kru kembali ke Bumi. Tiga kru misi Soyuz MS-22 adalah astronot NASA Frank Rubio dan dua kosmonot Rusia Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin.
Baca juga; Rusia Izinkan Astronot NASA Kru Soyuz MS-22 Pindah ke Kapsul Crew Dragon SpaceX
Kapsul Soyuz MS-22 masih dapat digunakan sebagai sekoci jika sesuatu yang buruk terjadi pada ISS sebelum kedatangan Soyuz MS-23. Namun, setelah mengalami kebocoran sistem pendingin, Soyuz MS-22 lebih aman untuk membawa hanya dua astronot saja.
“Perubahan tersebut memungkinkan peningkatan perlindungan awak dengan mengurangi beban panas di dalam pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 untuk kosmonot Prokopyev dan Petelin jika terjadi keadaan darurat untuk kembali ke Bumi," tulis pejabat NASA dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (19/1/2023).
Pesawat luar angkasa Endurance atau Dragon SpaceX diluncurkan pada Oktober 2022 membawa empat astronot Crew-5 Dragon SpaceX. Keempat astronot itu, adalah Nicole Mann dan Josh Cassada dari NASA, spaceflyer Jepang Koichi Wakata, dan Anna Kikina dari Rusia.

Lihat Juga :