Kumpulkan 600.000 Data Pengguna, Meta Gugat Voyager Labs
Senin, 16 Januari 2023 - 19:54 WIB
Menurut catatan publik yang diperoleh oleh Brennan Center for Justice, layanan Voyager sendiri memungkinkan polisi mengawasi dan menyelidiki orang dengan merekonstruksi kehidupan digital mereka dan membuat asumsi tentang aktivitas mereka.
Catatan menunjukkan bahwa Voyager menyatakan bahwa nama Instagram yang menampilkan kebanggaan terhadap tanah Arab atau memposting sebuah postingan tentang Islam menunjukkan tanda-tanda potensi ekstremisme.
Meta dalam tulisan sebuah blog mengtakan bahwa Voyager adalah bagian dari industri yang menyediakan layanan scraping kepada siapa pun terlepas dari pengguna yang mereka targetkan dan untuk tujuan apa.
Tidak berhenti di situ, perusahaan yang diketahui berambisi untuk menyemlurnakan ekosistem metaverse itu juga mengatakan bahwa Voyager juga dijadikan sebagai alat atau cara untuk membuat profil orang untuk perilaku kriminal.
"Industri ini secara diam-diam mengumpulkan informasi yang dibagikan orang dengan komunitas, keluarga, dan teman mereka, tanpa pengawasan atau pertanggungjawaban, dan dengan cara yang dapat melibatkan hak-hak sipil orang," ungkap Meta.
Catatan menunjukkan bahwa Voyager menyatakan bahwa nama Instagram yang menampilkan kebanggaan terhadap tanah Arab atau memposting sebuah postingan tentang Islam menunjukkan tanda-tanda potensi ekstremisme.
Meta dalam tulisan sebuah blog mengtakan bahwa Voyager adalah bagian dari industri yang menyediakan layanan scraping kepada siapa pun terlepas dari pengguna yang mereka targetkan dan untuk tujuan apa.
Tidak berhenti di situ, perusahaan yang diketahui berambisi untuk menyemlurnakan ekosistem metaverse itu juga mengatakan bahwa Voyager juga dijadikan sebagai alat atau cara untuk membuat profil orang untuk perilaku kriminal.
"Industri ini secara diam-diam mengumpulkan informasi yang dibagikan orang dengan komunitas, keluarga, dan teman mereka, tanpa pengawasan atau pertanggungjawaban, dan dengan cara yang dapat melibatkan hak-hak sipil orang," ungkap Meta.
Lihat Juga :