Mengapa Menemukan Makam Cleopatra Dianggap Penting? Ada Rahasia Besar Belum Terungkap
Kamis, 17 November 2022 - 22:21 WIB
Pada hari-hari berikutnya, putra Antony, Marcus Antonius Antyllus, dan putra Cleopatra, Ptolemy XV Caesar yang juga dikenal sebagai Caesarion atau Caesar Kecil, keduanya dibunuh oleh pasukan Romawi. Kedua pemuda itu mungkin juga dimakamkan di sana.
Jika makam Cleopatra belum menghilang di bawah gelombang Mediterania bersama dengan sebagian besar kota Helenistik Alexandria, dan suatu hari ditemukan, tentu menjadi penemuan arkeologi terbesar.
Baca juga; Heboh Penemuan Ratusan Mumi Dekat Makam Raja Tutankhamun, Ada Piramida Seorang Ratu
Sementara makam banyak penguasa terkenal, seperti makam Augustus, musuh bebuyutan Antony dan Cleopatra, di Roma, isinya sering dijarah dan hilang berabad-abad yang lalu. Satu pengecualian penting adalah makam Philip II dari Makedonia, ayah dari Alexander Agung, ditemukan di Vergina pada akhir tahun 1970-an.
Makam itu ditemukan utuh, dan ini telah memungkinkan penyelidikan ilmiah selama beberapa dekade ke dalam isinya, memajukan pengetahuan kita tentang anggota keluarga kerajaan Makedonia dan istana mereka. “Hal yang sama akan terjadi jika makam Cleopatra ditemukan, dan ternyata masih utuh,” tulis laman iflscience, Kamis (17/11/2022).
Jumlah informasi baru yang dapat dikumpulkan oleh ahli Mesir Kuno, klasik, sejarawan kuno, dan arkeolog dari isinya akan sangat banyak. Sebagian besar, pengetahuan kita tentang Cleopatra dan pemerintahannya berasal dari sumber sastra Yunani dan Romawi kuno, yang ditulis setelah kematiannya dan secara inheren memusuhi ratu Mesir.
Jika makam Cleopatra belum menghilang di bawah gelombang Mediterania bersama dengan sebagian besar kota Helenistik Alexandria, dan suatu hari ditemukan, tentu menjadi penemuan arkeologi terbesar.
Baca juga; Heboh Penemuan Ratusan Mumi Dekat Makam Raja Tutankhamun, Ada Piramida Seorang Ratu
Sementara makam banyak penguasa terkenal, seperti makam Augustus, musuh bebuyutan Antony dan Cleopatra, di Roma, isinya sering dijarah dan hilang berabad-abad yang lalu. Satu pengecualian penting adalah makam Philip II dari Makedonia, ayah dari Alexander Agung, ditemukan di Vergina pada akhir tahun 1970-an.
Makam itu ditemukan utuh, dan ini telah memungkinkan penyelidikan ilmiah selama beberapa dekade ke dalam isinya, memajukan pengetahuan kita tentang anggota keluarga kerajaan Makedonia dan istana mereka. “Hal yang sama akan terjadi jika makam Cleopatra ditemukan, dan ternyata masih utuh,” tulis laman iflscience, Kamis (17/11/2022).
Jumlah informasi baru yang dapat dikumpulkan oleh ahli Mesir Kuno, klasik, sejarawan kuno, dan arkeolog dari isinya akan sangat banyak. Sebagian besar, pengetahuan kita tentang Cleopatra dan pemerintahannya berasal dari sumber sastra Yunani dan Romawi kuno, yang ditulis setelah kematiannya dan secara inheren memusuhi ratu Mesir.
Lihat Juga :