Setelah Satu Abad, Perhiasan Raja Tutankhamun yang Hilang Ditemukan Kembali

Sabtu, 05 November 2022 - 07:02 WIB
Menurut Gabolde, bagian dari kerah itu diambil oleh Carter dan berada di Nelson-Atkins Museum of Art di Kansas City, Missouri. Sementara beberapa manik-manik di kerah tampaknya telah dirangkai menjadi kalung yang sekarang dimiliki oleh pemilik anonim yang telah mencoba, tetapi tidak berhasil, untuk menjualnya di balai lelang pada tahun 2015.

Gabolde membandingkan gambar kerah yang diambil oleh Burton dengan gambar dari museum dan situs lelang dan menemukan bahwa bentuknya tampak sama. Museum Nelson-Atkins setuju dan telah mencatat ini di situs web mereka.

Contoh lain perhiasan yang hilang dari makam Tutankahmun yang diambil Carter berupa manik-manik dari hiasan kepala. Gabolde menemukan bahwa manik-manik itu tampaknya telah dirangkai menjadi kalung yang sekarang ada di Museum Seni Saint Louis. Di situs web mereka, Museum Seni St Louis mengakui bahwa ini mungkin dari makam.

Baca juga; 5 Misteri Makam Raja Tutankhamun yang Diungkap Sains, Nomor Terakhir Timbulkan Kerusakan

“Contoh lain dari manik-manik restrung dari makam Tutankhamun adalah kalung yang sekarang ada di British Museum di London. Manik-manik juga akan diambil oleh Carter,” kata Gabolde dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Sabtu (5/11/2022). British Museum dan Saint Louis Art Museum belum memberikan keterangan.

Perhiasan lain yang dicuri dari makam Tutankhamun adalah kerah lebar faience (keramik berlapis kaca) yang berada di Metropolitan Museum of Art di New York. Kemudian perhiasan itu dikembalikan ke Mesir pada tahun 2011. Perhiasan itu juga telah dicuri oleh Carter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!