3 Lokasi Laut Penghubung Dua Perairan yang Tidak Bercampur, Nomor Terakhir Dekat Indonesia

Selasa, 04 Oktober 2022 - 17:13 WIB
Selat Gibraltar menjadi populer karena keunikannya, sebab pertemuan kedua arus perairan tersebut tidak bersatu, seolah-olah ada pembatas di tengahnya. Perairan Mediterania memiliki warna biru gelap, sedangkan perairan Atlantik cenderung biru cerah sehingga perbedaan tersebut sangat mencolok.

Menurut ahli oseanografi Francis J. Cousteau, penyebab utama air laut di Selat Gibraltar tak menyatu karena keduanya mempunyai tingkat salinitas dan kerapatan yang berbeda. Diiringi pula dengan keragaman flora dan faunanya yang khas, sehingga habitat keduanya tidak bisa bercampur dengan air lain.

2. Teluk Alaska



Teluk Alaska dikenal sebagai lengan melengkungnya Samudra Pasifik, yang terletak di ujung Samudra Pasifik dan membentang dari bagian barat Semenanjung Alaska serta Pulau Kodiak sampai bagian timur Kepulauan Alexander Archipelago. Teluk Alaska berada di antara Amerika Serikat dan Kanada.

Baca juga; Keunikan Pulau Diomede Besar dan Kecil, Berjarak 3,8 Km tapi Waktunya Berbeda 21 Jam

Seluruh tepi Teluk Alaska dikelilingi oleh keanekaragaman hayati, baik hutan, pegunungan, serta gletser tinggi. Para ahli yang menganalisis berdasarkan sudut pandang meteorologi, menyebutkan Teluk Alaska menjadi laut pembangkit badai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!