Hacker Korea Utara Pakai Perangkat Lunak Open Source Dalam Serangan Terbaru

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:20 WIB


Setiap kali peretas Pyongyang membangun kepercayaan dengan korban, hacker mencoba memindahkan percakapan ke WhatsApp, di mana dia mengirimkan malware. Termasuk versi rusak dari utilitas protokol shell aman Putty dan KiTTY, sebagai arsip ZIP terkompresi atau file ISO.

Firma intelijen Mandiant juga telah melihat peretas Korea Utara memikat calon pekerja untuk mengunduh Putty yang disematkan ke dalam file ISO. Sebagai catatan Mandiant, dari Windows 10 dan seterusnya, mengklik dua kali file ISO secara otomatis memasangnya sebagai drive disk virtual.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!