TikTok Dituding Mencuri Data Pengguna Lewat Keyboard di Aplikasi

Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:02 WIB
Ini juga menjadi alasan mengapa TikTok didahulukan oleh administrasi kepresidenan AS lainnya yang peduli dengan keamanan nasional.

Dalam pembelaannya, TikTok mengatakan di Twitter bahwa rumor tersebut tidaklah benar dan menyesatkan. Aplikasi asal China itu mengaku tidak pernah mengumpulkan keystroke atau input teks melalui metode ini.

TikTok mengklaim bahwa mereka hanya digunakan untuk debugging, pemecahan masalah, dan pemantauan kinerja.

Meskipun, laporan terpisah juga mengklaim bahwa browser dalam aplikasinya juga cukup berbahaya karena perusahaan pada dasarnya dapat melacak setiap penekanan tombol di situs web pihak ketiga melalui browser ini.

Komisaris FCC Brendan Carr mengatakan bahwa aplikasi ini adalah alat pengawasan canggih yang mengumpulkan sejumlah besar data pribadi dan sensitif.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!