Mengapa Laut Mediterania dan Samudra Atlantik Tidak Menyatu? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:22 WIB
Tak hanya di Surah Ar-Rahman 19-20 Anda akan menemukan penjelasan fenomena alam ini. Tapi, dijelaskan juga di Surah Al-Furqan ayat 53, yang artinya: "Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan): yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus".
Pernyataan dua ayat suci tersebut menjelaskan dengan rinci bagaimana Lautan Mediterania dan Samudra Atlantik yang tidak saling menyatu. Keduanya ada di lautan yang sama, tapi benar-benar tidak menyatu.
Baca juga; Arus Besar Laut Samudera Atlantik Berubah, Bumi Dalam Bahaya
Secara ilmiah, fenomena alam tersebut dapat dikaitkan dengan massa air antara Lautan Mediterania dan Samudra Atlantik. Ya, tidak bersatunya dua lautan itu karena ada perbedaan kepadatan air, suhu, dan salinitas atau tingkat kadar garam.
Air dari Samudera Mediterania diketahui memiliki karakter air yang lebih pekat, tinggi garam, serta hangat. Beda dengan air dari Samudera Atlantik.
"Kami mempelajari pernyataan peneliti tertentu tentang penghalang yang memisahkan lautan dan mengamati bahwa Laut Mediterania memiliki salinitas dan kerapatan yang berbeda, serta menjadi hunian bagi flora dan fauna yang khas dari tempat tersebut," kata Francis J. Costeau, seorang ahli oseanografi, dikutip dari buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik'.
Pernyataan dua ayat suci tersebut menjelaskan dengan rinci bagaimana Lautan Mediterania dan Samudra Atlantik yang tidak saling menyatu. Keduanya ada di lautan yang sama, tapi benar-benar tidak menyatu.
Baca juga; Arus Besar Laut Samudera Atlantik Berubah, Bumi Dalam Bahaya
Secara ilmiah, fenomena alam tersebut dapat dikaitkan dengan massa air antara Lautan Mediterania dan Samudra Atlantik. Ya, tidak bersatunya dua lautan itu karena ada perbedaan kepadatan air, suhu, dan salinitas atau tingkat kadar garam.
Air dari Samudera Mediterania diketahui memiliki karakter air yang lebih pekat, tinggi garam, serta hangat. Beda dengan air dari Samudera Atlantik.
"Kami mempelajari pernyataan peneliti tertentu tentang penghalang yang memisahkan lautan dan mengamati bahwa Laut Mediterania memiliki salinitas dan kerapatan yang berbeda, serta menjadi hunian bagi flora dan fauna yang khas dari tempat tersebut," kata Francis J. Costeau, seorang ahli oseanografi, dikutip dari buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik'.
Lihat Juga :