Citra Satelit, AS Siagakan 20 Persen Pesawat Pengebom Siluman B-2 di Australia
Kamis, 04 Agustus 2022 - 08:27 WIB
Di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan, Angkatan Udara Amerika Serikat menyiagakan pesawat pengebom siluman B-2 Spirit di pangkalan udara Amberley Royal Air Force Australia di Queensland. Foto/The War Zone/USAF
CANBERRA - Di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan, Angkatan Udara Amerika Serikat menyiagakan pesawat pengebom siluman B-2 Spirit di pangkalan udara Amberley Royal Air Force Australia di Queensland. Gambar dari citra satelit menunjukkan AS menyiagakan 4 unit B-2 Spirit dari total 20 unit, berarti 20 persen pesawat pengebom siluman ini dalam posisi siap tempur.
Citra terbaru yang diperoleh The War Zone dari Planet Labs menunjukkan empat pembom siluman USAF B-2 Spirit berbaris di pangkalan udara Amberley Royal Air Force Australia. Empat unit pengebom siluman B-2 yang saat ini ditempatkan di Amberley dikirim dari 509th Bomb Wing Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri, untuk mendukung Satuan Tugas Pengebom Angkatan Udara Pasifik.
Dua unit pengebom siluman B-2 tiba di Amberley pada 10 Juli, sementara dua B-2 lainnya tiba pada 12 Juli. Foto tersebut menyoroti meningkatnya kehadiran pengebom siluman B-2 di Australia dalam beberapa bulan terakhir, menandakan komitmen AS menjaga stabilitas di Indo-Pasifik di tengah meningkatnya ketegangan dengan China.
Baca juga; Langka, Pesawat Pengebom Siluman Tertangkap Kamera Satelit Google Maps
Citra terbaru yang diperoleh The War Zone dari Planet Labs menunjukkan empat pembom siluman USAF B-2 Spirit berbaris di pangkalan udara Amberley Royal Air Force Australia. Empat unit pengebom siluman B-2 yang saat ini ditempatkan di Amberley dikirim dari 509th Bomb Wing Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri, untuk mendukung Satuan Tugas Pengebom Angkatan Udara Pasifik.
Dua unit pengebom siluman B-2 tiba di Amberley pada 10 Juli, sementara dua B-2 lainnya tiba pada 12 Juli. Foto tersebut menyoroti meningkatnya kehadiran pengebom siluman B-2 di Australia dalam beberapa bulan terakhir, menandakan komitmen AS menjaga stabilitas di Indo-Pasifik di tengah meningkatnya ketegangan dengan China.
Baca juga; Langka, Pesawat Pengebom Siluman Tertangkap Kamera Satelit Google Maps
Lihat Juga :