Waspada, Puing Seberat 20 Ton dari Roket Raksasa China Akan Berjatuhan dari Langit
Jum'at, 29 Juli 2022 - 11:25 WIB
China dikritik keras tahun lalu karena penanganannya terhadap puing-puing luar angkasa setelah meluncurkan modul lain pada roket serupa. Sisa-sisa puing jatuh ke Samudra Hindia dekat Maladewa 10 hari setelah peluncuran.
NASA mengatakan China gagal “memenuhi standar peluncuran roket yang bertanggung jawab,”. Namun, China menanggapi kritik dengan menyalahkan AS karena “menyebarkan ketakutan” terhadap masuknya kembali roket dan menuduh ilmuwan AS dan NASA “bertindak melawan hati nurani mereka” dan menjadi ”anti-intelektual”.
Pada 2020, inti roket China - yang beratnya hampir 20 ton - masuk kembali secara tidak terkendali ke atmosfer Bumi, melewati langit Los Angeles dan Central Park di New York City sebelum akhirnya menyelam ke Samudra Atlantik.
BACA JUGA: Mengajak All New Honda BR-V Berburu Permata Tersembunyi di Kota Semarang
Sampah antariksa seperti satelit tua masuk kembali ke atmosfer bumi setiap hari, meskipun sebagian besar tidak diperhatikan karena terbakar jauh sebelum bisa menyentuh tanah. Hanya puing-puing ruang angkasa yang lebih besar -- seperti pesawat ruang angkasa dan bagian roket -- yang menimbulkan risiko sangat kecil bagi manusia dan infrastruktur di darat.
NASA mengatakan China gagal “memenuhi standar peluncuran roket yang bertanggung jawab,”. Namun, China menanggapi kritik dengan menyalahkan AS karena “menyebarkan ketakutan” terhadap masuknya kembali roket dan menuduh ilmuwan AS dan NASA “bertindak melawan hati nurani mereka” dan menjadi ”anti-intelektual”.
Pada 2020, inti roket China - yang beratnya hampir 20 ton - masuk kembali secara tidak terkendali ke atmosfer Bumi, melewati langit Los Angeles dan Central Park di New York City sebelum akhirnya menyelam ke Samudra Atlantik.
BACA JUGA: Mengajak All New Honda BR-V Berburu Permata Tersembunyi di Kota Semarang
Sampah antariksa seperti satelit tua masuk kembali ke atmosfer bumi setiap hari, meskipun sebagian besar tidak diperhatikan karena terbakar jauh sebelum bisa menyentuh tanah. Hanya puing-puing ruang angkasa yang lebih besar -- seperti pesawat ruang angkasa dan bagian roket -- yang menimbulkan risiko sangat kecil bagi manusia dan infrastruktur di darat.
(dan)
Lihat Juga :