Air Berusia 1,2 Miliar Tahun yang Bisa Digunakan untuk Hidup di Mars Ditemukan
Rabu, 06 Juli 2022 - 08:01 WIB
Baca juga : Bikin Kagum, Ini Spesifikasi Mercedes-Benz S600 Guard yang Digunakan Jokowi saat di Rusia
Tempat penelitian sendiri dilakukan di tambang emas Moab Khotsong, Afrika Selatan. Tempat itu dipilih karena merupakan lokasi penambangan dengan lubang penggalian paling dalam.
Pada 2011 mereka kemudian menemukan cacing yang hidup di bawah kedalaman tanah hingga nyaris 3 kilometer. Cacing itu ternyata bisa hidup tanpa matahari dan panas yang ekstrem.
Empat tahun kemudian mereka kembali menemukan hewan lainnya seperti krustasea dan cacing pipih. Dari situ mereka bertanya-tanya apa yang membuat hewan yang seharusnya tidak ada di kedalaman itu bisa bertahan hidup.
Keberadaan air bawah tanah berusia 1,2 miliar itu akhirnya jadi jawaban mengapa hewan-hewan itu bisa bertahan di 2,9 kilometer di bawah permukaan bumi.Keberadaan air itu justru bisa menghasilkan konsentrasi besar hidrogen, sumber energi penting bagi hewan-hewan tersebut.
Tempat penelitian sendiri dilakukan di tambang emas Moab Khotsong, Afrika Selatan. Tempat itu dipilih karena merupakan lokasi penambangan dengan lubang penggalian paling dalam.
Pada 2011 mereka kemudian menemukan cacing yang hidup di bawah kedalaman tanah hingga nyaris 3 kilometer. Cacing itu ternyata bisa hidup tanpa matahari dan panas yang ekstrem.
Empat tahun kemudian mereka kembali menemukan hewan lainnya seperti krustasea dan cacing pipih. Dari situ mereka bertanya-tanya apa yang membuat hewan yang seharusnya tidak ada di kedalaman itu bisa bertahan hidup.
Keberadaan air bawah tanah berusia 1,2 miliar itu akhirnya jadi jawaban mengapa hewan-hewan itu bisa bertahan di 2,9 kilometer di bawah permukaan bumi.Keberadaan air itu justru bisa menghasilkan konsentrasi besar hidrogen, sumber energi penting bagi hewan-hewan tersebut.
Lihat Juga :