Kangguru Raksasa Borotot dengan Tubuh Bungkuk Ini Berasal dari Papua Nugini

Jum'at, 01 Juli 2022 - 07:00 WIB
Diketahui, fosil tersebut berasal dari Nombe Rockshelter, sebuah wilayah di Provinsi Chimbu yang dulunya merupakan hutan hujan yang beragam dengan semak belukar yang lebat dan kanopi yang tertutup.

Nombe berevolusi dengan tulang rahang tebal dan otot mengunyah yang kuat, yang memungkinkannya memakan daun keras dari pohon dan semak belukar.

Kerr mengatakan, fauna di Papua Nugini ini sangat menarik. Tapi, tidak banyak yang bisa menjelaskan soal Nombe. Menurut Isaac, di Papua Nugini banyak juga hewan-hewan unik yang mirip dengan Australia. Misalnya, beberapa spesies ekidna besar, berhidung panjang, pemakan cacing yang masih ada sampai sekarang.

Ada banyak spesies walabi dan possum berbeda yang tidak ada di Australia, dan lebih banyak lagi yang masih ada dalam catatan fosil, di mana belum diketahui keberadaannya.

Untuk mengungkap keberadaan jejak hewan tersebut, para peneliti menggunakan pencitraan 3D guna mempelajari fosil rahang Nombe.

Analisis yang mereka peroleh menunjukkan, bahwa spesies tersebut berevolusi dari bentuk kanguru purba, yang menyebar ke Papua Nugini sekitar 5-8 juta tahun yang lalu.

Selama waktu itu, pulau Papua Nugini dan daratan Australia dihubungkan oleh jembatan darat, berkat permukaan laut yang lebih rendah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!