Usung The Last Dance, Woman Star League Kembali Digelar
Selasa, 05 Juli 2022 - 12:48 WIB
Dengan mengusung tajuk yaitu The Last Dance, Woman Star League musim ini. FOTO/ IST
JAKARTA - Woman Star League kembali digelar di tahun 2022 untuk memberikan harapan dan inspirasi kepada industri game serta seluruh pihak yang terlibat, khususnya yang ada di Indonesia.
Kali ini, tema yang diangkat sangat berbeda dari musim lalu, dengan mengusung tajuk yaitu “The Last Dance”, Woman Star League musim ini memberikan makna tersirat didalamnya. Kata “The Last” yang jika di artikan kedalam bahasa Indonesia yang berarti terakhir, tajuk Woman Star League musim ini terkesan memberikan salam perpisahan pada dunia esports.
BACA JUGA - Nintendo Siap Rilis Kembali Game Jadul di Game Boy dan Game Boy Col or
Dengan gelar sebagai turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Ladies profesional terbesar di Indonesia, Indonesia Gaming League di bawah naungan 1011 Event, membuktikan keberhasilannya. Perwakilan juara yaitu Bigetron Era dan runner-up GPX Basreng dari Woman Star League Season 4 berhasil mewakili Indonesia di ajang MLBB Ladies terbesar se-Asia Tenggara, Mobile Legends Invitational (MWI). Tidak hanya sekadar ikut serta, perwakilan Indonesia juga sukses meraih gelar di mana Bigetron Era menjadi juaranya.
1011 Event memiliki alasan khusus dibalik digelarnya kembali ajang Woman Star League untuk musim yang ke-5 kali ini. Frans Silalahi selaku Direktur 1011 Event sekaligus Co-Founder Woman Star League berharap lewat turnamen Woman Star League, skena perempuan di dunia esports mendapat perhatian lebih dari gamers wanita dan komunitas lain yang berkaitan untuk terus berkembang. Ia juga berharap bahwa perhelatan ini dapat mendukung emansipasi wanita di Indonesia, khususnya di dunia esports.
Selain itu, pihaknya juga berharap bahwa pergelaran ini bisa menjadi ajang yang potensial untuk melahirkan bakat-bakat baru. Tujuannya adalah agar bisa mengharumkan nama bangsa, khususnya di skena esports wanita.
Kali ini, tema yang diangkat sangat berbeda dari musim lalu, dengan mengusung tajuk yaitu “The Last Dance”, Woman Star League musim ini memberikan makna tersirat didalamnya. Kata “The Last” yang jika di artikan kedalam bahasa Indonesia yang berarti terakhir, tajuk Woman Star League musim ini terkesan memberikan salam perpisahan pada dunia esports.
BACA JUGA - Nintendo Siap Rilis Kembali Game Jadul di Game Boy dan Game Boy Col or
Dengan gelar sebagai turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Ladies profesional terbesar di Indonesia, Indonesia Gaming League di bawah naungan 1011 Event, membuktikan keberhasilannya. Perwakilan juara yaitu Bigetron Era dan runner-up GPX Basreng dari Woman Star League Season 4 berhasil mewakili Indonesia di ajang MLBB Ladies terbesar se-Asia Tenggara, Mobile Legends Invitational (MWI). Tidak hanya sekadar ikut serta, perwakilan Indonesia juga sukses meraih gelar di mana Bigetron Era menjadi juaranya.
1011 Event memiliki alasan khusus dibalik digelarnya kembali ajang Woman Star League untuk musim yang ke-5 kali ini. Frans Silalahi selaku Direktur 1011 Event sekaligus Co-Founder Woman Star League berharap lewat turnamen Woman Star League, skena perempuan di dunia esports mendapat perhatian lebih dari gamers wanita dan komunitas lain yang berkaitan untuk terus berkembang. Ia juga berharap bahwa perhelatan ini dapat mendukung emansipasi wanita di Indonesia, khususnya di dunia esports.
Selain itu, pihaknya juga berharap bahwa pergelaran ini bisa menjadi ajang yang potensial untuk melahirkan bakat-bakat baru. Tujuannya adalah agar bisa mengharumkan nama bangsa, khususnya di skena esports wanita.
Lihat Juga :