Hati-hati Penipuan di LinkedIn, Bidik Crypto Enthusiast

Minggu, 19 Juni 2022 - 05:02 WIB
Hingga akhirnya penipu akan menawarkan investasi kripto dan mengiming-imingi korban dengan keuntungan cepat. Korban yang tertarik kemudian akan diajak ke situs yang dikelola penipu.

Nah di situs inilah korban akan menjadi korban sebenarnya. Para penipu akan menguras rekening korban dengan mengandalkan situs investasi kripto yang dikelola oleh mereka.

"Setelah mendapatkan kepercayaan, mereka akan memindahkan investasi ke situs yang dikendalikan oleh penipu. Setelah itu, uangnya dikuras dari rekening," terang Sean.

Mirisnya, berdasarkan pengakuan para korban, mereka bisa termakan bujuk rayu penipu karena percaya LinkedIn merupakan platform yang memiliki kredibilitas tinggi tanpa melihat jaringan yang dihadapi.

LinkedIn sendiri telah buka suara menanggapi kasus penipuan yang tengah marak terjadi ini. Perusahaan itu pun mengakui memang belakangan banyak penipuan beredar di platformnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!