4 Penemuan Nikola Tesla yang Dihentikan Karena Dinilai Terlalu Berbahaya
Kamis, 09 Juni 2022 - 17:54 WIB
Tesla menjulukinya sebagai ‘Peace Beam’. Namun, orang-orang menyebutnya sebagai ‘Death Beam’ atau Balok Kematian. Penemuan ini berupa sebuah senjata militer yang bisa mempercepat partikel merkuri dan menembakan sinar berkecepatan tinggi.
Dengan kekuatan yang luar biasa, Death Beam dikatakan bisa menjatuhkan 10.000 musuh dan jangkauannya mencapai hingga 250 mil. Tesla menawarkan senjata sinar partikelnya ini ke banyak negara termasuk Amerika Serikat. Namun, diketahui hanya Uni Soviet lah yang menunjukan minat terhadapnya.
2. Mesin Gempa Buatan
Pada tahun 1893, Nikola Tesla telah menemukan osilator mekanik bertenaga uap yang bergetar dengan kecepatan tinggi. Getaran tersebut ditujukan untuk menghasilkan listrik.
Generator listrik bertenaga uap ini pernah dicoba di laboratorium milik nikola tesla. Selama pengujian, dia terus meningkatkan daya getarannya. Getaran semakin terasa dan bangunan tersebut terasa seperti akan runtuh.
Tak lama setelahnya, polisi dan ambulans datang. Namun Tesla sendiri mengatakan kepada asistennya untuk tetap diam dan beralasan kejadian tersebut adalah gempa bumi.
Baca juga : 10 Penemuan Arkeologi Terbesar Tahun 2021
Dengan kekuatan yang luar biasa, Death Beam dikatakan bisa menjatuhkan 10.000 musuh dan jangkauannya mencapai hingga 250 mil. Tesla menawarkan senjata sinar partikelnya ini ke banyak negara termasuk Amerika Serikat. Namun, diketahui hanya Uni Soviet lah yang menunjukan minat terhadapnya.
2. Mesin Gempa Buatan
Pada tahun 1893, Nikola Tesla telah menemukan osilator mekanik bertenaga uap yang bergetar dengan kecepatan tinggi. Getaran tersebut ditujukan untuk menghasilkan listrik.
Generator listrik bertenaga uap ini pernah dicoba di laboratorium milik nikola tesla. Selama pengujian, dia terus meningkatkan daya getarannya. Getaran semakin terasa dan bangunan tersebut terasa seperti akan runtuh.
Tak lama setelahnya, polisi dan ambulans datang. Namun Tesla sendiri mengatakan kepada asistennya untuk tetap diam dan beralasan kejadian tersebut adalah gempa bumi.
Baca juga : 10 Penemuan Arkeologi Terbesar Tahun 2021
Lihat Juga :