Elon Musk Ancam Akan Mengakhiri Kesepakatan dengan Twitter, Ini Penyebabnya
Selasa, 07 Juni 2022 - 06:33 WIB
Tawaran Elon Musk untuk mengakuisisi Twitter tampaknya menjadi kisah berliku yang belum akan berakhir. Foto/Slashgear
SAN FRANSISCO - Tawaran Elon Musk untuk mengakuisisi Twitter tampaknya menjadi kisah berliku yang belum akan berakhir. Musk mengumumkan bahwa dia menunda rencana akuisisi Twitter "untuk sementara".
Rencana awal Musk adalah untuk menyegel kesepakatan Twitter sebesar USD44 miliar, pada 13 Mei 2022. Namun, Musk mengatakan memiliki keraguan serius tentang klaim Twitter bahwa hanya 5% dari pengguna aktif hariannya yang diidentifikasi menggunakan akun palsu atau dikenal sebagai bot spam.
Dikutipdari laman slashgear, Selasa (7/6/2022), melalui tweet pribadinya Elon Musk menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan itu, meskipun belum sepenuhnya jelas apakah Twitter mampu menghilangkan kekhawatiran Elon Musk secara memuaskan. Diketahui Elon Musk ingin Twitter memberi timnya data tambahan seputar akun palsu dan spam ini.
Baca juga; Elon Musk Ungkap Rencana Besar Dirinya Bersama Twitter
Rencana awal Musk adalah untuk menyegel kesepakatan Twitter sebesar USD44 miliar, pada 13 Mei 2022. Namun, Musk mengatakan memiliki keraguan serius tentang klaim Twitter bahwa hanya 5% dari pengguna aktif hariannya yang diidentifikasi menggunakan akun palsu atau dikenal sebagai bot spam.
Dikutipdari laman slashgear, Selasa (7/6/2022), melalui tweet pribadinya Elon Musk menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan itu, meskipun belum sepenuhnya jelas apakah Twitter mampu menghilangkan kekhawatiran Elon Musk secara memuaskan. Diketahui Elon Musk ingin Twitter memberi timnya data tambahan seputar akun palsu dan spam ini.
Baca juga; Elon Musk Ungkap Rencana Besar Dirinya Bersama Twitter
Lihat Juga :