Ukuran Otak yang Besar Membantu Mamalia Bertahan Hidup di Zaman Es
Kamis, 02 Juni 2022 - 05:10 WIB
Mamalia berotak besar memiliki kemampuan bertahan lebih baik pada Zaman Es Terakhir karena mampu beradaptasi lebih baik terhadap lingkungan yang buruk. Foto/Zmescience
NAPLES - Mamalia berotak besar memiliki kemampuan bertahan lebih baik pada Zaman Es Terakhir karena mampu beradaptasi lebih baik terhadap lingkungan yang buruk. Pada Zaman Es Terakhir, yang sering disebut sebagai es terakhir dan berlangsung hingga sekitar 11.500 tahun lalu, menyebabkan kepunahan megafauna, seperti mastodon dan mammoth.
Para ilmuwan selalu memperdebatkan untuk mencari tahu penyebab megafauna binasa pada Zaman Es Terakhir. Salah satu penjelasan yang sering disebutkan adalah bahwa hewan besar tidak dapat menemukan cukup kalori (makanan) untuk menopang tubuh mereka yang besar dan kuat.
Namun, jika itu masalahnya, mengapa mamalia besar seperti gajah, badak, dan kuda nil bertahan? Sebuah studi baru memiliki pandangan yang berbeda dan menunjukkan bahwa mamalia besar ini tidak bertahan hidup karena tidak memiliki kekuatan otak yang cukup untuk beradaptasi dengan lingkungan yang memburuk dengan cepat.
Baca juga; Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba
Para ilmuwan selalu memperdebatkan untuk mencari tahu penyebab megafauna binasa pada Zaman Es Terakhir. Salah satu penjelasan yang sering disebutkan adalah bahwa hewan besar tidak dapat menemukan cukup kalori (makanan) untuk menopang tubuh mereka yang besar dan kuat.
Namun, jika itu masalahnya, mengapa mamalia besar seperti gajah, badak, dan kuda nil bertahan? Sebuah studi baru memiliki pandangan yang berbeda dan menunjukkan bahwa mamalia besar ini tidak bertahan hidup karena tidak memiliki kekuatan otak yang cukup untuk beradaptasi dengan lingkungan yang memburuk dengan cepat.
Baca juga; Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba
Lihat Juga :