Jam Atom Ini Lebih Presisi, Ukuran Waktu 1 Detik Bakal Di-Setting Ulang
Sabtu, 30 April 2022 - 19:51 WIB
Dengan penemuan jam optik atom ultra presisi, para ilmuwan bakal memperbarui durasi 1 detik agar penetapan waktu menjadi lebih tepat. Foto/The Ye group and Brad Baxley, JILA/Live Science
BOULDER - Durasi 1 detik yang menjadi satuan terkecil dalam penghitungan waktu yang biasa digunakan ternyata belum pernah diperbarui dalam 70 tahun. Dengan penemuan jam optik atom ultra presisi, para ilmuwan bakal memperbarui durasi 1 detik agar penetapan waktu menjadi lebih tepat.
Penghitungan waktu 1 detik standar yang berlaku saat ini didasarkan pada percobaan tahun 1957 dengan isotop atau varian cesium. Ketika berdetak dengan panjang gelombang energi mikro tertentu, atom cesium melepaskan jumlah foton atau unit cahaya sebanyak mungkin.
Menurut The New York Times, panjang gelombang yang dijuluki frekuensi resonansi alami cesium, menyebabkan atom cesium "berdetak" 9.192.631.770 kali setiap detik. Jadi itu definisi awal detik terkait dengan hitungan waktu yang ditetapkan pada tahun 1957 berdasarkan foton yang dilepaskan atom celsium.
Baca juga; Jam Kiamat Ini Jadi Peringatan untuk Ketahui Kapan Dunia Berakhir
Sebaliknya, jam atom optik mengukur osilasi atom yang "berdetak" jauh lebih cepat daripada atom cesium. Karena dapat berdetak lebih cepat, jam atom optik dapat, secara teori, menentukan detik dengan resolusi yang jauh lebih baik.
Jam optik atom ultra-presisi yang mengandalkan cahaya tampak lebih tepat untuk menetapkan definisi baru satuan waktu satu detik. Versi jam atom yang lebih baru ini, setidaknya secara teori, jauh lebih presisi daripada jam cesium standar emas, yang mengukur satu detik berdasarkan osilasi atom cesium saat terkena gelombang mikro.
Penghitungan waktu 1 detik standar yang berlaku saat ini didasarkan pada percobaan tahun 1957 dengan isotop atau varian cesium. Ketika berdetak dengan panjang gelombang energi mikro tertentu, atom cesium melepaskan jumlah foton atau unit cahaya sebanyak mungkin.
Menurut The New York Times, panjang gelombang yang dijuluki frekuensi resonansi alami cesium, menyebabkan atom cesium "berdetak" 9.192.631.770 kali setiap detik. Jadi itu definisi awal detik terkait dengan hitungan waktu yang ditetapkan pada tahun 1957 berdasarkan foton yang dilepaskan atom celsium.
Baca juga; Jam Kiamat Ini Jadi Peringatan untuk Ketahui Kapan Dunia Berakhir
Sebaliknya, jam atom optik mengukur osilasi atom yang "berdetak" jauh lebih cepat daripada atom cesium. Karena dapat berdetak lebih cepat, jam atom optik dapat, secara teori, menentukan detik dengan resolusi yang jauh lebih baik.
Jam optik atom ultra-presisi yang mengandalkan cahaya tampak lebih tepat untuk menetapkan definisi baru satuan waktu satu detik. Versi jam atom yang lebih baru ini, setidaknya secara teori, jauh lebih presisi daripada jam cesium standar emas, yang mengukur satu detik berdasarkan osilasi atom cesium saat terkena gelombang mikro.
Lihat Juga :