Cara Menentukan Umur Fosil dengan Metode C-14

Selasa, 12 April 2022 - 23:04 WIB
Setelah C-14 diproduksi, ia mulai membusuk kembali menjadi nitrogen. Atmosfer memiliki kadar C-14 yang konstan – produksi C-14 baru di atmosfer dan peluruhan C-14 saling menyeimbangkan dalam keseimbangan keadaan tunak.

Jika sudah mengetahui berapa banyak C-14 dalam jaringan hidup, Anda dapat mengukur jumlah C-14 pada tumbuhan atau hewan yang mati dan kemudian membandingkannya untuk menilai berapa lama telah mati.

Ilmuwan dapat melakukan ini karena mengetahui tingkat peluruhan C-14 (memiliki waktu paruh 5.730 tahun). Hasilnya adalah umur radiokarbon sampel.

BACA JUGA : Formasi Awan Aneh Seperti Naga Terbang Terlihat di Alaska

Namun untuk mengetahui jumlah C-14 yang ada pada jaringan yang sudah mati seperti fosil misalnya jelas tidak mudah. Apalagi produksi C-14 di atmosfer tidak konstan dari waktu ke waktu, karena fluktuasi jumlah sinar kosmik yang mencapai bumi.

Lalau bagaimana para ilmuwan mengetahui usia fosil denga metode C-14 ? Waktu paruh karbon-14 adalah 5.730 tahun, ini menjadikannya ideal bagi para ilmuwan yang ingin mempelajari 50.000 tahun terakhir sejarah di Bumi.

"Itu pada dasarnya mencakup bagian yang sangat menarik dari sejarah manusia untuk mengetahui perkembangan peradaban hingga asal mula pertanian melalui radio karbon ini," kata Higham.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!