Bahaya, Hackers Mulai Coba Bobol Dompet Virtual Pemilik Crypto
Rabu, 06 April 2022 - 05:30 WIB
Mailchimp mengakui layanan mereka telah diretas hacker pada 26 Maret lalu. Saat itu kelompok peretas itu telah mengambil sejumlah data pengguna crypto. Menurut mereka customer support Mailchimp diperdaya dengan adanya permintaan bantuan yang dilancarkan oleh kelompok hackers itu.
Baca juga : Punya Mobil Mitsubishi, Ini Banjir Promo yang Ada di IIMS Hybrid 2022
"Berdasarkan investigasi kami, setidaknya ada 300 data yang telah diambil. Penyelidikan kami menunjukkan data-data yang diambil itu adalah penggiat mata uang digital. Mereka semua sudah kami informasikan mengenai keadaan ini," terang Siobham Smyth, CIO Mailchimp.
Di saat yang sama Siobham Smyth mengatakan upaya peretasan ini juga jadi tanda adanya kelemahan di kunci API yang dimiliki konsumen. "Kami telah menonaktifkan kunci API tersebut, menerapkan perlindungan sehingga tidak dapat diaktifkan kembali, dan memberi tahu pengguna yang terpengaruh,” ujar Siobham Smyth.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada pengguna kami atas insiden ini dan menyadari bahwa itu membawa ketidaknyamanan dan menimbulkan pertanyaan bagi pengguna kami dan pelanggan Trezor,” tambahnya.
Baca juga : Punya Mobil Mitsubishi, Ini Banjir Promo yang Ada di IIMS Hybrid 2022
"Berdasarkan investigasi kami, setidaknya ada 300 data yang telah diambil. Penyelidikan kami menunjukkan data-data yang diambil itu adalah penggiat mata uang digital. Mereka semua sudah kami informasikan mengenai keadaan ini," terang Siobham Smyth, CIO Mailchimp.
Di saat yang sama Siobham Smyth mengatakan upaya peretasan ini juga jadi tanda adanya kelemahan di kunci API yang dimiliki konsumen. "Kami telah menonaktifkan kunci API tersebut, menerapkan perlindungan sehingga tidak dapat diaktifkan kembali, dan memberi tahu pengguna yang terpengaruh,” ujar Siobham Smyth.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada pengguna kami atas insiden ini dan menyadari bahwa itu membawa ketidaknyamanan dan menimbulkan pertanyaan bagi pengguna kami dan pelanggan Trezor,” tambahnya.
(wsb)
Lihat Juga :