Begini Penampakan Reptil Purba, Fosil Berusia 308 Juta Tahun Rekam Evolusi Ketika Ular Memiliki Kaki
Kamis, 31 Maret 2022 - 20:13 WIB
Hewan mirip ular yang digambarkan dengan warna biru mewakili interpretasi tentang spesies baru bernama Nagini mazonense yang hidup lebih dari 300 juta tahun yang lalu. Foto/Live Science/ ©2019 Henry Sutherland Sharpe
CHICAGO - Dua fosil berusia 308 juta tahun menunjukkan makhluk yang terperangkap dalam limbo evolusioner antara dua bentuk: seperti kadal dan seperti ular . Tubuh hewan yang berliku-liku dan berbelit-belit ini tidak memiliki kaki depan, tetapi memiliki dua kaki kadal kecil di belakang.
Para ilmuwan baru-baru ini mengidentifikasi fosil unik ini sebagai genus dan spesies yang baru ditemukan dan diberi nama Nagini mazonense. Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan Senin 28 Maret 2022 di jurnal Nature Ecology & Evolution, disebutkan spesimen ini mewakili contoh paling awal evolusi pada amniota, yaitu hewan yang menghasilkan embrio dan dilindungi ketuban, seperti mamalia, burung, dan reptil.
“Sangat jarang menemukan bentuk transisi seperti itu dalam catatan fosil, yang merekam proses di antara hewan berkaki empat dan hewan tanpa kaki,” kata Arjan Mann, ahli paleontologi vertebrata dan rekan postdoctoral di Smithsonian National Museum of Natural History (NMNH) di Washington, DC, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Kamis (31/3/2022).
Baca juga; Ular Misterius Berbulu Hijau Tertangkap, Thailand Gempar
Para ilmuwan baru-baru ini mengidentifikasi fosil unik ini sebagai genus dan spesies yang baru ditemukan dan diberi nama Nagini mazonense. Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan Senin 28 Maret 2022 di jurnal Nature Ecology & Evolution, disebutkan spesimen ini mewakili contoh paling awal evolusi pada amniota, yaitu hewan yang menghasilkan embrio dan dilindungi ketuban, seperti mamalia, burung, dan reptil.
“Sangat jarang menemukan bentuk transisi seperti itu dalam catatan fosil, yang merekam proses di antara hewan berkaki empat dan hewan tanpa kaki,” kata Arjan Mann, ahli paleontologi vertebrata dan rekan postdoctoral di Smithsonian National Museum of Natural History (NMNH) di Washington, DC, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Kamis (31/3/2022).
Baca juga; Ular Misterius Berbulu Hijau Tertangkap, Thailand Gempar
Lihat Juga :