Sering Salah Arti, Inilah Perbedaan Koin dan Token Crypto
Rabu, 16 Maret 2022 - 18:11 WIB
Dalam dunia crypto, ada istilah koin crypto dan token crypto. Kedua istilah tersebut memiliki pengertian dan arti yang berbeda. Foto/Ilustrasi/MyCryptoversity
JAKARTA - Ada beberapa perbedaan koin dan token crypto yang seringkali membuat bingung. Saat ini, perkembangan crypto di Indonesia mulai tumbuh dengan munculnya beberapa aset crypto yang dimiliki publik figur.
Dalam dunia crypto, ada istilah koin crypto dan token crypto. Kedua istilah tersebut memiliki pengertian dan arti yang berbeda. Dalam hal ini, perbedaan di antara keduanya bukan hanya terletak pada namanya saja.
Dilansir dari laman The Economic Times, koin merupakan aset crypto yang memiliki teknologi blockchain dan beroperasi di blockchainnya sendiri. Blockchain merupakan sebuah teknologi yang digunakan untuk menyimpan data secara digital yang terhubung dengan kriptografi. Koin crypto pertama di dunia adalah Bitcoin.
Baca juga; Bursa Aset Kripto Dibentuk
Berbeda dengan koin, Token tidak memiliki blockchain sendiri dan hanya beroperasi pada pihak lain atau blockchain koin crypto. Transaksi koin crypto dilakukan oleh blockchain, sedangkan token bergantung pada smart contract.
Smart contract merupakan sebuah array kode yang memfasilitasi perdagangan antara dua pengguna. Setiap blockchain biasanya menggunakan beberapa nomor dalam smart contractnya.
Dalam dunia crypto, ada istilah koin crypto dan token crypto. Kedua istilah tersebut memiliki pengertian dan arti yang berbeda. Dalam hal ini, perbedaan di antara keduanya bukan hanya terletak pada namanya saja.
Dilansir dari laman The Economic Times, koin merupakan aset crypto yang memiliki teknologi blockchain dan beroperasi di blockchainnya sendiri. Blockchain merupakan sebuah teknologi yang digunakan untuk menyimpan data secara digital yang terhubung dengan kriptografi. Koin crypto pertama di dunia adalah Bitcoin.
Baca juga; Bursa Aset Kripto Dibentuk
Berbeda dengan koin, Token tidak memiliki blockchain sendiri dan hanya beroperasi pada pihak lain atau blockchain koin crypto. Transaksi koin crypto dilakukan oleh blockchain, sedangkan token bergantung pada smart contract.
Smart contract merupakan sebuah array kode yang memfasilitasi perdagangan antara dua pengguna. Setiap blockchain biasanya menggunakan beberapa nomor dalam smart contractnya.
Lihat Juga :