Aplikasi Ini Bisa Mendiagnosis Penyakit Langka Lewat Wajah
Rabu, 09 Maret 2022 - 13:24 WIB
Face2Gene aplikasi yang mampu diagnosis penyakit. FOTO/ IST
LAS VEGAS - Seiring dengan perkembangan zaman, aplikasi yang tersedia saat ini semakin canggih. Saking canggihnya, bahkan ada yang bisa mendiagnosis penyakit langka pada wajah.
Aplikasi tersebut bernama Face2Gene yang dikembangkan oleh startup bernama Shniberg dan FDNA. Aplikasi sebenarnya menggunakan algoritma pengenalan wajah dasar, namun ada penembahan teknologi di dalamnya.
BACA JUGA - Cek Keunggulan Aplikasi-Aplikasi Populer untuk Silaturahmi Virtual
Melansir dari Wired, Rabu (9/3/2022), teknologi tambahan yang dimaksud dilahirkan oleh FDNA. Cara kerjanya adalah dengan menganalisis wajah untuk menunjukkan kelainan genetik yang mungkin dimiliki seseorang.
Face2Gene sekarang digunakan oleh ribuan ahli genetika di seluruh dunia. Algoritma intinya dapat mengenali sekitar 300 kelainan dengan akurasi tinggi dari wajah pasien yang sangat membantu ahli genetiga dalam mendiagnosis kelainan.
Bulan lalu, para ilmuwan dari FDNA dan beberapa lembaga internasional memberikan pembaruan algoritme yang disebut GestaltMatcher. Dengan pembaruan ini, kemampuan Face2Gene meningkat tiga kali lipat, kini dapat membedakan sekitar 1.000 kelainan pada pasien.
Aplikasi tersebut bernama Face2Gene yang dikembangkan oleh startup bernama Shniberg dan FDNA. Aplikasi sebenarnya menggunakan algoritma pengenalan wajah dasar, namun ada penembahan teknologi di dalamnya.
BACA JUGA - Cek Keunggulan Aplikasi-Aplikasi Populer untuk Silaturahmi Virtual
Melansir dari Wired, Rabu (9/3/2022), teknologi tambahan yang dimaksud dilahirkan oleh FDNA. Cara kerjanya adalah dengan menganalisis wajah untuk menunjukkan kelainan genetik yang mungkin dimiliki seseorang.
Face2Gene sekarang digunakan oleh ribuan ahli genetika di seluruh dunia. Algoritma intinya dapat mengenali sekitar 300 kelainan dengan akurasi tinggi dari wajah pasien yang sangat membantu ahli genetiga dalam mendiagnosis kelainan.
Bulan lalu, para ilmuwan dari FDNA dan beberapa lembaga internasional memberikan pembaruan algoritme yang disebut GestaltMatcher. Dengan pembaruan ini, kemampuan Face2Gene meningkat tiga kali lipat, kini dapat membedakan sekitar 1.000 kelainan pada pasien.
Lihat Juga :