Buaya Air Asin: Reptil Tertua dan Terbesar di Dunia
Kamis, 24 Februari 2022 - 20:56 WIB
Buaya air asin jantan dewasa bisa mencapai panjang 6 atau 7 meter, menjadikannya spesies reptil terbesar yang hidup saat ini. Sedangkan buaya air asi betina lebih kecil dari jantan, umumnya tidak melebihi 3 meter, bahkan ukuran 2,5 meter dianggap sudah cukup besar.
Buaya air asin memiliki kepala yang besar, dengan moncong yang sangat lebar dibandingkan dengan spesies buaya lainnya. Moncong mereka biasanya dua kali lebih panjang secara keseluruhan karena lebar di dasarnya.
Sepasang tonjolan menghiasi mata binatang itu, mengalir di tengah moncongnya ke hidung. Antara 64 dan 68 gigi melapisi rahang mereka yang kuat. Seperti kerabat mereka, buaya air asin ditutupi sisik berbentuk oval dan cenderung lebih kecil dari sisik buaya lain.
Baca juga; Buaya Muara Punya Ukuran Sangat Besar, Ini Penyebabnya
Buaya air asin muda berwarna kuning pucat, yang berubah seiring bertambahnya usia. Setelah dewasa berwarna kuning gelap dengan bintik-bintik cokelat dan abu-abu dan perut putih atau kuning. Kadang memiliki garis-garis di sisi bawah tubuh dan pita gelap di ekornya.
Buaya air asin memiliki kepala yang besar, dengan moncong yang sangat lebar dibandingkan dengan spesies buaya lainnya. Moncong mereka biasanya dua kali lebih panjang secara keseluruhan karena lebar di dasarnya.
Sepasang tonjolan menghiasi mata binatang itu, mengalir di tengah moncongnya ke hidung. Antara 64 dan 68 gigi melapisi rahang mereka yang kuat. Seperti kerabat mereka, buaya air asin ditutupi sisik berbentuk oval dan cenderung lebih kecil dari sisik buaya lain.
Baca juga; Buaya Muara Punya Ukuran Sangat Besar, Ini Penyebabnya
Buaya air asin muda berwarna kuning pucat, yang berubah seiring bertambahnya usia. Setelah dewasa berwarna kuning gelap dengan bintik-bintik cokelat dan abu-abu dan perut putih atau kuning. Kadang memiliki garis-garis di sisi bawah tubuh dan pita gelap di ekornya.
Lihat Juga :