Simak, Ini Jenis Manusia Purba di Indonesia dan Ciri-cirinya

Rabu, 09 Februari 2022 - 19:29 WIB
Temuan peralatan ini membuktikan bahwa mereka sudah tahu caranya mengolah makanan dengan cara dimasak.

Ciri-ciri Homo Wajakensis diantaranya, bentuk wajah yang rata dan lebih luas di bagian mulut dan rahang menonjol sangat luas.

Homo Wajakensis juga memiliki sebuah dahi yang berbentuk miring, tulang pipi menonjol keluar, berjalan tegak, tinggi sekitar 130cm – 210cm, memiliki berat antara 30kg – 150kg, letak hidung dan mulut agak jauh.

7. Homo Soloensis

Manusia purba Homo Soloensis ditemukan Weidenrich dan Koenigswald sekitar tahun 1931 – 1934. Karena volume terhadap otaknya, manusia purba ini tidak termasuk dalam kelompok Pithecanthropus atau manusia kera.

Mereka diperkirakan lebih pintar dan mempunyai kehidupan yang lebih baik dari manusia kera. Fosil pertama ditemukan dengan bentuk tulang tengkorak. Homo Soloensis dierkiraan hidup sekitar 900.000 hingga 300.000 tahun yang lalu.

BACA JUGA: Jiplak Hummer H1, Dongfeng Luncurkan Humvee Listrik Versi China

Manusia purba Homo Soloensis memiliki ciri-ciri, volume otak antara 1.000cc – 1.300cc, tinggi sekitar 130 – 210cm, bentuk wajah tidak menonjol seperti manusia kera, cara berjalan tegak, dan memiliki tubuh yang lebih kuat.

8. Homo Sapiens atau Homo Erectus

Manusia purba semacam ini merupakan usia yang termuda dan paling dekat dengan bentuk manusia modern saat ini. Mereka diperkirakan sudah mempunyai struktur sosial dalam kehidupan kelompoknya.

Beberapa ahli telah meneliti manusia kuno ini dan memastikan bahwa mereka sudah mempunyai sebuah kehidupan sosial lebih baik dan berpikiran lebih cerdas.

Manusia purba Homosapiens atau Homo Erectus ini mempunyai sebuah ciri-ciri, diantaranya memiliki karakteristik manusia ras Mongoloid dan Austramelanosoid, berdiri dengan tegak, bentuk wajah seperti manusia modern, volume otak berkisar 1.000cc hingga 1.200 cc.

Homo Erectus juga mempunyai cara berpikir yang baik, tinggi sekitar 130 – 210 cm, kening tidak menonjol, memiliki dagu, bentuk rahang serta bentuk gigi lebih kecil dan tidak terlalu kuat seperti pithecanthropus atau manusia kera.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!